Home / Indonesiaku

Minggu, 26 Desember 2021 11:22- WIB

Sandiaga Uno Ajak Warga Bulukumba Bangun Pesantren Terpanjang via QR Code

BULUKUMBA, MERATA.NET – Dijaman yang sudah memasuki 4.0 ini maka segala bantuk inovasi diwajibkan, selain untuk mengikuti perkembangan jaman, itu juga bisa membuat atau memajukan eksistensi terhadap produk khususnya pariwisata. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu produk guna membangkitkan perekonomian.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan, salah satu inovasi itu harus diterapkan ke masyarakat Desa Wisata Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Di mana membuat QR Code untuk sumbangan.

“Jadi saya diberitahu sama Kepala Desa, kalau mereka ingin membangun pesantren dan salah satu caranya adalah memuat sumbangan dengan QR Code,” kata Sandi saat mengunjungi Desa Wisata Ara beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga  Sandiaga Uno: WWF 2024 Potensi Sumbangkan Rp 899 M Perekonomian Bali

Sandi mengungkapkan, dengan adanya QR Code ini, mereka mengungkapkan kalau hal tersebut bisa memcahkan rekor MURI. Adapun dengan pesantrean terpanjang dan jumlah donator terbanyak karena memakai QR Code.

Selain memudahkan bagi donator, cara ini juga memdahkan panitia desa tersebut mendata jumalah donasi yang masuk. Begitu pula mereka juga bisa memantau donasi yang masuk sehingga memperkecil adanya penyimpangan.

“Cara ini juga bisa dijadikan salah satu promosi yang dilakukan oleh desa ini, jadi mengundang donatur sekalligus wisatawan,” tegasnya.

Baca Juga  Peringati Hari Ibu Garnita Malahayati Sulsel Gelar Baksos di Kelompok Lansia

Untuk itu, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini membantu mempromosikan QR Code di akun instagramnya agar lebih banyak yang menyumbang. Sehingga, penyumbang bisa dari seluruh dunia.

Ia juga berharap, pembangunan pesantren terpanjang ini juga bisa segera terlaksana. Dari informasi yang diterima Mas Menteri, rencananya pesantren terpanjang tersebut akan memilki Panjang 158 meter atau mengalangkan rumah terpanjang di Thailand yang memiliki Panjang 150 meter.

“Kalau ini berhasil di wujudkan maka menjadi pesantren terpanjang di dunia bukan hanya di Indonesia,” tukasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Desak Ungkap Dugaan KKN Proyek Revitalisasi PN Makassar, GRD Lakukan Aksi Depan Pengadilan Tinggi Sulsel

Indonesiaku

Pesawat ATR Ditemukan di Bulusaraung, Tim SAR Siapkan Jalur Evakuasi

Indonesiaku

Berkeliling Sulsel, Sub Direktorat Kamsel Ditlantas Polda Sulsel Temukan 10 Titik Jalan Rusak

Indonesiaku

Sebanyak 100 Karyawan Kawan Lama Grup Bersih-Bersih Masjid Agung Syech Yusuf

Indonesiaku

Kerap Biang Kerok Kemacetan, Dirlantas Polda Tinjau Perbaikan Jembatan Pute Maros

Indonesiaku

PHRI Sulsel Kirim Bantuan ke Korban Bencana Alam di Sumatera dan Aceh

Indonesiaku

Video: Unjuk Rasa Kelangkaan Minyak Goreng Berakhir Ricuh di Makassar

Indonesiaku

Sanofi Ungkap Kasus Terkini Polio dan Pentingnya Pemerataan Vaksinasi