Home / Hiburan

Senin, 13 November 2023 08:34- WIB

Road Show JAFF dan Bioskop Online di Makassar Hadirkan Garin Nugroho

Diskusi film menghadirkan Garin Nugroho (kanan) di Rumata Artspace, Jl Bontonompo, Makassar, Minggu (12/10/2023). Foto/Erick Didu

Diskusi film menghadirkan Garin Nugroho (kanan) di Rumata Artspace, Jl Bontonompo, Makassar, Minggu (12/10/2023). Foto/Erick Didu

MAKASSAR, Merata.Net – Menyambut penyelenggaraan Jogja-Netpac Asian Film Festival 2023 (JAFF) edisi ke-18 yang akan dilaksanakan pada 25 November-2 Desember di Yogyakarta mendatang.

Bioskop Online dan JAFF mengadakan acara road show di empat kota yakni Medan, Palembang, Makassar, dan Semarang.

Roadshow ini dirancang untuk menjadi wadah bagi para pencinta film, pembuat film, dan praktisi industri kreatif di seluruh Indonesia untuk berkumpul, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan isu-isu terkini dalam perfilman.

Di Makassar sendiri kegiatan Road Show ini berlangsung di Rumata Artspace, Jalan Bontonompo, Kelurahan Gunungsari, Minggu (12/10/2023). Dengan menghadirkan sejumlah kegiatan seperti diskusi film bertema ‘Shaping The Local Narrative’ yang menghadirkan dua pembicara yakni sutradara kawakan Garin Nugroho dan founder Bioskoponline Ajeng Parameswari.

Baca Juga  Perolehan Sementara Medali Porprov Sulsel XVII 2022, Kota Makassar di Urutan Pertama

Dalam diskusi yang memgambil tema lokalitas dalam film, Garin Nugroho memberikan sejumlah pemaparan kepada peserta diskusi.

Ia mengajak dan memberikan contoh karya dunia teater Lion King  paling laris dengan penghargaan dunia. yang bertransformasi menjadi animasi yang terkenal.

“Itu sutradaranya Lion King gak ada yang tahu kalau lima tahun di Indonesia untuk belajar wayang, teater dan mempelajari bentuk-bentuk warisan budaya,” ujar Garin

Kelokalan film bisa diliat dari warisan budaya yang ditemukan dengan pengetahuan keterampilan global. Bagi Garin Nugroho, kelokalan itu ada dua yakni positioning dan kompetisi.

Baca Juga  Spesial Screening Lyora: Film Penyemangat Pejuang Garis Dua di Makassar

“Seorang pencipta harus memahami posisi dia dan kompetisi dia, dia pake bahan apa untuk kompetisi. Kelokalan itu memgandung nilai yang banyak dari seni, pengetahuan dan sosial,” tukasnya.

Kelokalan bagi Garin bukan hal yang pasif, tapi mengalami perubahan sesuai jaman dan pengemasan pengetahuan dan keterampilan yang baru.

“Seluruh film saya pakai bahasa daerah, surat untuk bidadari, daun diatas bantal, opera jawa bertutur lokal,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Hiburan

Trans Snow World Makassar Kembali Buka, Sensasi Musim Salju Eropa

Hiburan

Air Mata di Ujung Sajadah 2: Pertarungan Dua Ibu dalam Kasih dan Air Mata

Bisnis

Telkomsel Hadirkan Pengalaman Digital dan Program Menarik di F8 Makassar 2025

Bisnis

Momen HUT ke-27, Telkomsel Fest 2022 Hadirkan Pengalaman Digital Terdepan di Makassar

Hiburan

Teaser Resmi Sudah Rilis, Film Mendadak Dangdut Siap Tayang di Bioskop Mulai 30 April 2025

Hiburan

Niat Nabung Beli Mobil, Dua Petani di Bone Malah dapat Hadiah Mobil dari BRI Kantor Cabang Watampone

Bisnis

Modal Tukar Poin di app My Telkomsel, Telkomsel Manjakan Pelanggan Nobar Film Aquaman di Makassar

Hiburan

Hanni New Jeans Bersaksi Soal Mendapatkan Perundungan di Tempat Kerja