Home / Indonesiaku / Komunitas

Minggu, 5 Desember 2021 12:23- WIB

Respon PMI Erupsi Semeru, Kirim Bantuan Logistik dan Personel

MAKASSAR, MERATA.NET-Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan sejumlah bantuan dalam respon erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Bantuan berupa kebutuhan dasar dikirimkan PMI dari Gudang darurat Nasional di Jakarta dan Gudang Regional Gresik. PMI juga mengerahkan relawan untuk melakukan kaji cepat (assesment) kebutuhan serta evakuasi masyarakat sekitar.

Ketua Umum PMI Muhammad Jusuf Kalla (JK) menerangkan, Tim Logistik PMI telah mengirimkan bantuan tersebut pada Sabtu (4/12/2021) malam. Untuk melengkapi respon yang sudah diberikan, Rapat Koordinasi digelar PMI Pusat dengan PMI Provinsi Jawa Timur hari ini (5/12/2021)

“Kami sudah menyiapkan sejumlah langkah dalam respon Erupsi Semeru ini, yang utama kita mengirimkan kebutuhan dasar dulu, sesuai hasil kaji cepat. Kemudian evakuasi, layanan kesehatan, dan juga pendampingan pengungsi,” terang JK.

Pada tahap awal pengiriman bantuna, PMI mengirimkan paket kebersihan sebanyak 200 pcs, 50 helai terpaulin, 200 selimut, 100 matras, 50.000 masker bedah, 20.000 masker kain, 2.000 pelindung wajah (face Shield), 6 unit tenda, 7 unit truk tangki air, serta 350 pcs pakain baru.

“Dari (PMI) Jawa Timur dan Jakarta (Pusat) akan bantu, 2 unit kendaraan Haglund, family kit dan sebagainya, insya Allah permintaan itu akan dipenuhi, dana juga akan kami transfer sesuai kebutuhan ,” imbuh JK.

JK juga meminta PMI Jawa Timur menyediakan masakan cepat saji berupa roti ataupun mie instan. Hal tersebut, sambungnya, untuk memenuhi kebutuhan makan pagi untuk pengungsi.

“Roti atau mie instan mendesak, siapkan untuk pengungsi. Sambil berjalan operasional dapur umum, ” kata JK.

Baca Juga  Indira Yusuf Ismail Hadiri Pelantikan Sapma PP Sulsel, Dorong Sinergi untuk Kemajuan Makassar

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore. Gunung seetinggi 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut juga mengeluarkan panas guguran dan hujan abu vulkanis cukup tebal. Sejumlah warga di dua Kecamatan di Lumajang, yakni Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo.

Staf PMI Kabupaten Lumajang dibantu relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dari berbagai Desa membantu evakuasi warga ke posko pengungsian Balai Desa Penanggal dan Balai Desa Sumbermujur. Relawan PMI juga telah menyiapkan layanan dapur umum (DU) berkapasitas 2.000 bungkus perhari di Lapangan Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Ketua PMI Jusuf Kalla melepas bantuan erupsi semeru. Foto/PMI

Kepala Bidang Penganggulangan Bencana PMI Sumarsono mengatakan, relawan PMI dari sejumlah wilayah juga telah dimobilisasi untuk membantu respon erupsi Semeru. Yang telah bergerak ke lokasi, sambung Sumarsono, di antaranya relawan PMI Kabupaten dan Kota Malang.

Dilaporkan, Erupsi tidak hanya menyemburkan awan panas, tapi juga mengalirkan lava panas. Berdasarkan pengamatan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter. Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanis dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanis.

Baca Juga  Program CSR, ACE Lengkapi Fasum Taman Kota Pakui Sayang Makassar

Sejak Gunung Semeru mengeluarkan api panas yang terjadi sejak Sabtu, tim relawan PMI Lumajang langsung bergerak menuju lokasi Desa Penanggal dengan membawa peralatan meliputi 1 unit ambulans dan 1 unit truk.

PMI Lumajang membuka dapur umum di lapangan dusun Kamar Kajang desa Sumberwuluh kecamatan Candipuro,sebagai dampak erupsi gunung Semeru. Dapur umum dibuka mulai Sabtu malam, melayani pengungsi di sejumlah titik untuk makan malam. Wakil Bupati Lumajang Indah Masdar nyambangi tim PMI Lumajang di lokasi dapur umum.

“Sesuai dengan UU no. 1 tahun 2018 PMI membantu pemerintah dalam evakuasi korban bencana dengan berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait. Setelah berkoordinasi PMI Lumajang diberikan alokasi di Kecamatan Candi Puro Desa Penanggal dengan mendirikan dapur umum, dan tadi malam telah membagikan makanan sebanyak 300 orang pengungsi.

Relawan yang diterjunkan di lokasi sebanyak 30 orang bertugas secara shift. Untuk pagi ini, sekitar 500 bungkus nasi dibagikan kepada warga. Pagi ini juga akan dikerahkan 15 relawan di Balai desa Penanggal Kecamatan Candi Puro.

Berdasarkan informasi dari PMI Kota Malang, sebanyak 40 orang personel dikerahkan untuk membantu evakuasi dan penyelamatan.Selain itu, PMI Kota Malang juga akan mengirimkan armada meliputi 1 unit mobil operasional medan berat, 2 unit ambulans, dan 1 unit motor trail.

“Tim rescue ini yang telah memiliki spesialisasi USAR juga bekerjasama dengan KSR Poltekes di Kota Malang,” kata Tris Suryo, Sekretaris PMI Kota Malang. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Pendiri STIE Nobel Meninggal Dunia, Gubernur Sulsel Sampaikan Duka Cita

Komunitas

Wali Kota Danny Hadir Dialog Ancaman Resesi Bersama KEPMI Bone

Komunitas

Jurnalis Sulsel Bakal Helat Nobar Final Piala Dunia

Indonesiaku

Mulai Hari ini, Pemprov Sulsel Buka Audisi Imam Masjid dan Muadzin Masjid Kubah 99 Asmaul Husna

Indonesiaku

Pebalap MotoGP Bertemu Presiden Jokowi di Istana

Hiburan

Andun Vaganza Mendunia, IMO-Indonesia Kukuhkan 2 Duta Wisata Nasional

Indonesiaku

ADS Soccer Plus Arena Makassar Hadirkan Lapangan Sintetis Mini Soccer Kelas Dunia

Indonesiaku

Bantu Percepatan Vaksinasi Ditlantas Polda Sulsel Gelar Vaksinasi di Kantor Samsat Makassar