Home / News

Minggu, 27 September 2026 20:39- WIB

Remaja di Makassar Tewas Diduga Tertembak saat Terjadi Tawuran, Kapolrestabes Makasssar Tegaskan Akan Usut Tuntas dan Transparan

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH,SIK,M.Si, memberikan keterangan pers di Biddokes Polda Sulsel, Minggu (27/09/2026).

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH,SIK,M.Si, memberikan keterangan pers di Biddokes Polda Sulsel, Minggu (27/09/2026).

MAKASSAR, Merata.Net – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH,SIK,M.Si, memberikan keterangan pers di Biddokes Polda Sulsel ungkap kasus penembakan yang diduga dilakukan personil Polri, Minggu (27/09/2026).

Hadir dalam giat tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol.dr.Muhammad Haris,.M.A.R.S,.QHIA, Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Dodik Susanto, SIK, serta keluarga korban dan RT setempat.

Sebelum Kapolrestabes Makassar memberikan keterangan Arya Perdana mengucapkan turut berduka cita atas kepergian saudara kita Rafli Ramadhani karena adanya insiden yang terjadi di pagi hari Minggu (27/09/2026) sekitar pukul 02.50 Wita.

Beberapa minggu terakhir memang ada pertikaian antar kelompok dan ini antara kelompok Kandea dan Bunga Ejayya dengan adanya informasi dari masyarakat sehingga ada kehadiran Polisi disana untuk mengantisispasi perang kelompok.

Namun demikian terjadi insiden dimana salah satu saudara kita dibawa ke rumah sakit angkatan laut dan meninggal dunia, proses autopsi juga sementara dilaksanakan dan hasilnya akan disampaikan oleh dokter.

“Selanjutnya rekan rekan sekalian penyelidikan akan terus dilakukan dan kami menegaskan tidak ada perbedaan penanganan hukum terhadap pelaku yang melakukan tindak pidana kepada siapapun baik itu anggota Polri maupun masyarakat sipil kita akan tindak secara tegas”, tegas Kapolrestabes Makassar.

Baca Juga  Tahun 2022 Milik Ducati, Terbaru, Bautista Juara Dunia WSBK

Lebih lanjut, kami sedang melakukan pemeriksaan yang diduga anggota Polri, kami akan sampaikan secara transparan kepada keluarga  maupun kepada rekan rekan media.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H.,juga menjelaskan  terkait kejadian yang terjadi dini hari tadi pertama adanya pertikaian antar warga kemudian dilakukan pengamanan oleh personil Polri dan terakhirnya ada korban oleh saudara kita yaitu  Rafli warga jalan kandea Makassar.

Atas nama Polda Sulawesi Selatan mengucapkan turut berduka yang mendalam atas berpulangnya saudara kita yakni Rafli.

Peristiwa tadi pagi atau dini hari itu dimulai dengan adanya informasi yang diperoleh oleh Polsek Tallo sekitar pukul 02.50 wita bahwa sedang terjadi pertikaian antar warga kemudian 5 personil Polsek Tallo yang dipimpin  oleh Ipda A Syarir mendatangi TKP.

“Pada saat mendatangi tkp dari ke lima (5) personil ini di serang dengan menggunakan batu dan juga menggunakan busur kemudian dari salah satu personil yang ada di TKP memberikan tembakan peringatan kemudian massa membubarkan diri,” ujar Didik.

Baca Juga  Tok! Paripurna DPR Setujui Naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On

Pada pukul 04.50 wita diperoleh informasi bahwa ada seseorang menjadi korban dan disitu diketahui bahwa korban atas nama Rafli sudah dibawah oleh salah satu warga ke rumah sakit angkatan laut.

Dari peristiwa itu Kapolsek Tallo AKP Aspada bersama personil mendatangi rumah sakit angkatan laut dan memindahkan korban dengan menggunakan mobil ambulance ke rumah sakit bhayangkara Makassar.

Pukul 06.00 wita korban sudah berada di rumah sakit dan langsung dilakukan pemeriksaan Visum et Repertum oleh Biddokkes Polda Sulsel dan atas persetujuan dari keluarga korban dilakukan autopsi dari autopsi inilah nanti kita akan ketahui apa penyebab kematian dari korban rafli.

“Tindak lanjut yang dilakukan kepolisian, dari personil yang melaksanakan tugas tadi pagi sudah dilakukan pemeriksaan oleh propam dan juga Irwas Polda Sulsel untuk menentukan siapa yang berbuat dan alat apa yang digunakan apakah sesuia SOP atau belum nanti dari hasil pemeriksaan dari propam maupun irwasda,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

News

Kalla Rescue Siaga SAR Merah Putih di Gunung Bawakaraeng

News

TNI AU Beberkan Penyebab Jet Tempur Sukhoi Tergelincir di Runway 13 Bandara Sulhas

News

Makassar Leadership Summit Bangun Dialog Strategis Bersama Pemerintah  Kota Makassar

News

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot dari Menkeu

News

Program Edukasi, Pelindo Ajak Pelajar Makassar Jauhi Narkoba

News

Transnusa Airlines Tetap Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang di Tengah Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman

News

Terlibat Judi Online Mentan Amran Copot 13 Pejabat Kementan

News

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT