Home / Internasional

Jumat, 21 Juni 2024 03:55- WIB

Putin-Kim Jong Un Teken Pakta Perjanjian Pertahanan, Saling Bantu Jika Diserang Negara Ketiga

MERATA.NET – Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan ke Korea Utara. 

Kedua pemimpin negara, Putin dan Kim Jong Un telah menandatangani pakta yang mencakup klausul yang mengharuskan negara-negara tersebut untuk saling membantu jika salah satu dari mereka diserang.

Dimasukkannya klausul pertahanan bersama dalam kemitraan strategis komprehensif mereka, yang digambarkan Kim sebagai “aliansi”, akan menambah kekhawatiran negara-negara barat atas meningkatnya hubungan ekonomi dan militer antara Korea Utara dan Rusia. Kesepakatan itu diselesaikan pada Rabu (19/6/2024) setelah pembicaraan berjam-jam di ibu kota Korea Utara, Pyongyang.

Pakta tersebut juga memperbesar kekhawatiran negara-negara Barat mengenai potensi bantuan Rusia untuk program rudal atau nuklir Korea Utara.

NBC News melaporkan bahwa para pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) yakin Putin memberi Korea Utara teknologi kapal selam nuklir dan rudal balistik sebagai imbalan atas senjata untuk perangnya di Ukraina.

Mengutip enam pejabat senior AS, jaringan berita AS mengatakan pemerintahan Biden khawatir Rusia mungkin membantu Korea Utara menyelesaikan langkah-langkah akhir yang diperlukan untuk mengerahkan kapal selam pertamanya yang mampu meluncurkan rudal bersenjata nuklir.

Baca Juga  Kemitraan Riset Australia-Indonesia Diluncurkan di Seluruh Sulawesi

Belum jelas apakah dukungan Rusia terhadap rudal balistik akan menunjukkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu mencapai daratan Amerika Serikat, atau rudal balistik jarak pendek yang menurut laporan Korea Utara telah disuplai ke Rusia selama perang dan juga dapat digunakan dalam perang jika terjadi konflik skala besar dengan Korea Selatan.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg telah menyatakan kekhawatirannya sebelum pertemuan puncak.

“Kami tentu juga prihatin dengan potensi dukungan yang diberikan Rusia kepada Korea Utara dalam mendukung program rudal dan nuklir mereka,” katanya, dilansir The Guardian.

Pejabat tinggi pengawasan senjata AS, Wakil Menteri Luar Negeri Bonnie Jenkins, mengatakan dia yakin Korea Utara tertarik untuk memperoleh pesawat tempur, rudal permukaan-ke-udara, kendaraan lapis baja, peralatan atau bahan produksi rudal balistik, dan teknologi canggih lainnya dari Rusia.

Baik Rusia maupun Korea Utara tidak mempublikasikan teks perjanjian keamanan tersebut. Belum jelas bentuk dukungan apa yang akan diberikan, dan hanya sedikit rincian perjanjian yang dipublikasikan.

Baca Juga  Demo Imigran Afganistan di Makassar Berakhir Ricuh

“Perjanjian kemitraan komprehensif yang ditandatangani hari ini memberikan, antara lain, bantuan timbal balik jika terjadi agresi terhadap salah satu pihak dalam perjanjian ini,” kata Putin seperti dikutip kantor berita negara Rusia, Tass.

Putin kemudian menggambarkan perjanjian tersebut sebagai “defensif”, dengan alasan hak Korea Utara untuk membela diri. Dia menambahkan bahwa Rusia tidak akan mengesampingkan peningkatan kerja sama teknis militer dengan Korea Utara.

Kim, berbicara setelah upacara penandatanganan, menyebut perjanjian itu sebagai “perjanjian terkuat yang pernah ditandatangani antara kedua negara,” dan meningkatkan hubungan mereka ke “tingkat aliansi yang lebih tinggi”.

Pakta tersebut akan mengarah pada kerja sama politik, ekonomi dan militer yang lebih erat, katanya, seraya memuji perjanjian tersebut sebagai “mempercepat penciptaan dunia multipolar baru”.

Kunjungan Putin diawasi dengan ketat oleh AS dan Korea Selatan di tengah kekhawatiran bahwa peningkatan kerja sama militer antara negara-negara yang terisolasi dan terkena sanksi dapat meningkatkan upaya perang Kremlin di Ukraina dan menambah ketegangan di semenanjung Korea. (*)

Share :

Baca Juga

Internasional

WINGS THERAPY Rehabilitasi 6000 Anak Berkebutuhan Khusus dengan Tingkat Keberhasilan 70%

Internasional

Mantan Juara Dunia Tinju Kelas Berat Ini Angkat Senjata Lawan Rusia

Internasional

TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi IAF ke-2 di Bali

Internasional

Hasil Liga Inggris : Chelsea Tumbang di Kandang West Ham United

Internasional

Pemimpin Dunia Mulai Berdatangan Hadiri G20 di Pulau Dewata

Internasional

Kesehatan Menurun, Raja Salman Dilarikan ke Rumah Sakit

Internasional

Presiden Jokowi Bertemu Elon Musk, Bahas Potensi Pengembangan Investasi di Indonesia

Internasional

Gerard Pique Mendadak Pensiun dari Sepakbola