Home / Indonesiaku / Internasional

Kamis, 6 Januari 2022 16:24- WIB

Demo Imigran Afganistan di Makassar Berakhir Ricuh

MAKASSAR, MERATA.NET- Aksi puluhan Imigran asal Afganistan unjuk rasa di depan kantor perwakilan UNHCR, Menara Bosowa, Makassar, Kamis (6/1/2022) berakhir ricuh.

Para imigran ini meminta kejelasan kapan dipindahkan ke negara ketiga karena sudah 10 tahun di Indonesia tanpa ada kepastian dari UNHCR (Komisariat Tinggi Urusan Pengungsi) PBB.

Namun, aksi unjuk rasa mereka dibubarkan paksa pihak kepolisian dan pihak keamanan menara Bowosa karena menutup jalan di depan loby menara Bosowa.

Baca Juga  Bersihkan 175 Mesjid, Maulana: Tim Bersih Masjid PHS Buat Kemajuan

Dari Pantauan di lokasi, para imigran di dorong dan ditendang pihak keamanan yang bertugas untuk tidak menghalangi jalan dan diminta segera membubarkan diri.

Namun mereka tetap bertahan dan tak mau meninggalkan lokasi.

Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Nugraha mengatakan para Imigran terpaksa dibubarkan karena mengganggu ketertiban.

Baca Juga  PHI adakan Sholat Iduladha serta Bagi-Bagi Daging Kurban

“Orang lagi beraktivitas kok diganggu,” kata Kompol Nugraha.

Namun ia memgaku tak tahu jika anggotanya melakukan pemukulan kepada para Imigran tersebut.

“Kalau memukul saya tidak tahu yah karena bajunya mirip-mirip lah. Intinya kita mengatur mereka agar tak mengganggu ketertiban,” pungkasnya. (Dar)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Rutin Donor Darah, Komunitas MCC Peduli Diganjar Penghargaan Oleh PMI Makassar

Indonesiaku

Berenang Memasang Kabel Optik di Pinrang, Abdullah Ditemukan Tim SAR Meninggal Dunia

Hiburan

FOTO: Nong Poy, Transpuan Tercantik di Thailand Dilamar Kekasih

Internasional

Usai Jadi Pemilik Baru Man United, Ini Janji Sir Jim Ratcliffe

Indonesiaku

Abdul Hayat Gani Serahkan Bantuan ke Masjid Al-Markaz

Indonesiaku

Ingin Beli Pertalite dan Solar? Jangan Lupa Daftar di Website MyPertamina

Indonesiaku

KSAD Jendral TNI Dudung Minta Prajuritnya Agar KKB Dirangkul sebagai Saudara

Indonesiaku

Ketua PBD DPN Perkasa: Tukang di Makassar Harus Bersertifikasi