Home / Pemerintahan

Kamis, 13 Oktober 2022 20:22- WIB

Presiden Jokowi Tinjau Penyuntikan Perdana Vaksin IndoVac

Presiden Jokowi meninjau langsung penyuntikan perdana Vaksin IndoVac, di PT Bio Farma (Persero), Bandung, Kamis (13/10/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Presiden Jokowi meninjau langsung penyuntikan perdana Vaksin IndoVac, di PT Bio Farma (Persero), Bandung, Kamis (13/10/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Bandung, Merata.Net – Setelah meluncurkan vaksin COVID-19 Indovac, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung penyuntikan perdana vaksin buatan Bio Farma tersebut di PT Bio Farma (Persero), Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Kamis (13/10/2022).

Tiba di lokasi penyuntikan, Presiden Jokowi terlebih dahulu mengecek kemasan Vaksin IndoVac. Selanjutnya, Kepala Negara menyaksikan langsung prosesi penyuntikan yang dilakukan tenaga kesehatan kepada penerima vaksin.

Untuk diketahui, IndoVac merupakan vaksin COVID-19 berbasis teknologi subunit rekombinan protein yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero). Bio Farma mulai melakukan riset dan pengembangan vaksin COVID-19 sejak November 2021–24 September 2022.

Vaksin IndoVac sendiri telah mendapatkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 24 September 2022 untuk vaksinasi primer, dosis I dan II dewasa (18+). IndoVac juga telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga  Gubernur Sulsel Harap Seluruh Peserta Turnamen Tenis Lapangan Jaga Sportifitas

Dalam proses produksi dari hulu ke hilir, Bio Farma telah menerapkan tata kelola yang baik, mulai dari sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM, uji praklinis pada binatang dan uji klinis tahap I (175 subjek), tahap II (360 subjek), dan tahap III (4.050 subjek).

Dari hasil uji klinis tersebut, Vaksin IndoVac memiliki keamanan yang baik dengan kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) gejala berintensitas ringan, seperti nyeri pada area suntik. IndoVac juga memiliki efektivitas yang baik dalam meningkatkan titer antibodi.

Baca Juga  Biro Umum Berikan Fasiltas Gerai di Kantor Gubernur Sulsel Untuk Produk UMKM

Dalam uji imunobridging dengan vaksin pembanding yang memiliki efikasi di atas 80 persen, Vaksin IndoVac terbukti non-inferiority. Artinya, IndoVac memiliki efektivitas lebih bagus dibandingkan dengan vaksin pembanding dengan efikasi di atas 80 persen.

Setelah meninjau proses penyuntikan Vaksin IndoVac, Presiden Jokowi meninggalkan Bio Farma untuk melanjutkan agenda kunjungan kerja di tempat lainnya. Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung Yana Mulyana, dan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Cooling Sistem Forkopimda Kota Makassar, Komitmen Bersama untuk Mewujudkan Pemilu Damai 2024

Pemerintahan

FOTO: Vaksinasi PSMTI Sulsel di Gowa Diserbu Warga

Pemerintahan

Sulsel Raih Empat Penghargaan Nasional di Naker Inspirational Leadership Award 2025

Pemerintahan

Cuaca Ekstrem di Makassar, Danny Minta Orang Tua Awasi Anak Tidak Keluar Rumah

Pemerintahan

Masuk Masa Purna Tugas, Causa Iman Karana Pamit ke Pj Gubernur Sulsel

Pemerintahan

PAD Tembus Rp1,8 Triliun, Pemkot Makassar Apresiasi Wajib Pajak di Tax Award 2025

Pemerintahan

Launching Festival Rebus Makassar, Wali Kota Danny: Saatnya Hidup Sehat

Pemerintahan

Munafri: Pemkot Komitmen Kawal Tahapan Pembangunan Kantor DPRD Makassar