Home / Indonesiaku / Pemerintahan

Selasa, 4 Oktober 2022 19:14- WIB

Presiden Jokowi Minta TGIPF Ungkap Tuntas Tragedi Kanjuruhan Kurang dari Sebulan

Menko Polhukam Mahfud MD memberikan keterangan pers setelah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (4/10/2022). Foto/Setpres

Menko Polhukam Mahfud MD memberikan keterangan pers setelah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (4/10/2022). Foto/Setpres

Jakarta, Merata.Net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan bisa mengungkapkan secara tuntas tragedi tersebut dalam waktu kurang dari sebulan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, selepas melapor kepada Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (04/10/2022).

“Saya baru saja melapor kepada Presiden terkait kerusuhan di Kanjuruhan itu. Pertama, tim pencari fakta itu diminta segera bekerja, kalau bisa tidak sampai satu bulan sudah bisa menyimpulkan. Masalah besarnya sebenarnya sudah diketahui, tinggal masalah-masalah detailnya itu bisa dikerjakan mungkin tidak sampai satu bulan,” ungkap Mahfud yang juga Ketua TGIPF.

Baca Juga  Program Ecoeduwisata, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tanam Mangrove di Pesisir Makassar

Sebagai dasar TGIPF bekerja, Mahfud melanjutkan, Presiden Jokowi akan mengeluarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) pada hari ini. Keppres tersebut akan menjadi naungan bagi tim dari berbagai institusi yang bekerja menginvestigasi kejadian di Stadion Kanjuruhan.

“Misalnya Menpora punya tim, PSSI punya tim, Irwasum punya tim, itu bagus untuk menyelidiki itu agar terang lalu nanti dikoordinasikan dengan kami di sini, di Kemenko Polhukam. Jadi ini yang dibentuk oleh Presiden,” imbuhnya.

Menurut Mahfud, tim yang dipimpinnya akan berupaya memenuhi target yang diberikan Presiden. Untuk itu, tim akan segera terjun ke lapangan untuk menginvestigasi dan mengungkapkan berbagai hal, mulai dari siapa yang memberi komando, hingga pertanyaan mengenai jadwal pertandingan yang tetap dilakukan di malam hari.

Baca Juga  GP Monaco 2025: Norris Kembali Juara, Piastri dan Leclerc Lengkapi Podium

“Presiden minta jangan sampai sebulan, ya nanti kita olah. Kan kita harus menemui, melihat lapangan, menemui siapa yang menyaksikan, siapa yang memberi komando, jaringannya dengan siapa kok bisa jadwal pertandingan yang diusulkan sore kok tetap berubah malam. Itu kan ada jaringan-jaringan, jaringan bisnis, periklanan, dan sebagainya. Nanti kita lihat,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Melinda Aksa Komitmen Dukung Peningkatan Mutu PAUD

Indonesiaku

Angin Puting Beliung Terjang Dua Kelurahan di Makassar

Pemerintahan

Peduli Korban Kebakaran, Wawali Aliyah Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Pemerintahan

Di Retret Pemkab Bone, Sekda Sulsel Dorong Sinergi Eksekutif dan Legislatif Perkuat Tata Kelola

Pemerintahan

Pj Gubernur Zudan Apresiasi Pemkot Makassar Berhasil Kendalikan Inflasi

Pemerintahan

KJRI New York Apresiasi Kedatangan Danny, Minta Kapal Pinisi Berlabuh di Festival New York

Pemerintahan

Pemkot Makassar Pusatkan Salat Idulfitri 1446 H di Lapangan Karebosi

Pemerintahan

Kepala Bappeda Kota Makassar Pimpin FGD tentang Kebijakan Pengelolaan Investasi