Home / Pemerintahan

Kamis, 26 Januari 2023 14:55- WIB

Presiden Jokowi Beberkan Empat Langkah Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19

Jakarta, Merata.Net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memaparkan sejumlah langkah yang diambil pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang melanda sejak tahun 2020.

Langkah pertama yang diambil pemerintah, kata Presiden, adalah melakukan manajemen makro dan mikro secara efektif sehingga semua pihak ikut serta menangani pandemi COVID-19.

“Saya melihat semuanya kita ini bekerja karena tertekan oleh persoalan, tertekan oleh masalah, semuanya bekerja. Itu yang tidak saya lihat sebelum-sebelumnya,” ujar Presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Tahun 2023, di Gedung AA Maramis, Jakarta, Kamis (26/01/2023).

Presiden mengatakan, Indonesia dan seluruh negara belum memiliki pengalaman dalam mengatasi pandemi. Presiden mengisahkan, disaat sebagian besar menteri menyarankan untuk melakukan lockdown ia memiliki pertimbangan lain.

Baca Juga  Optimis Makassar Raih Predikat Sangat Baik Penilaian SAKIP 2024, Pj Sekda Paparkan Capaian Kota Makassar

“Hitungan saya, dalam 2 atau 3 minggu rakyat sudah enggak bisa memiliki peluang yang kecil untuk mencari nafkah, semuanya ditutup, negara tidak bisa memberikan bantuan kepada rakyat, apa yang terjadi? Rakyat pasti rusuh. Itu yang kita hitung sehingga kita putuskan saat itu tidak lockdown,” ungkap Presiden.

Langkah kedua, sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga TNI dan Polri. Hal tersebut dapat terlihat dari jumlah vaksin COVID-19 yang telah disuntikkan kepada masyarakat yang sudah mencapai 448 juta suntikan.

“Itu semuanya bisa kita lakukan dan kita melihat TNI dan Polri betul-betul bekerja melampaui tugas intinya. Ke kampung-kampung ngajakin rakyat untuk mau divaksin, bukan pekerjaan yang mudah,” ucap Presiden.

Baca Juga  KTT ASEAN ke-42 Resmi di Buka Presiden Jokowi di Labuan Bajo

Langkah ketiga, melakukan manajemen “gas dan rem” dalam rangka menyeimbangkan penanganan di sektor kesehatan dan pemulihan ekonomi. Presiden menyebut langkah tersebut bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan.

“Begitu hitungan salah sedikit, ekonomi akan jatuh. Tetapi begitu gasnya terlalu kencang juga pandeminya bisa naik. Itulah yang kita lakukan menjaga keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi yang semuanya menekan manajemen negara, tidak mudah,” ujarnya.

Langkah keempat, pemerintah melakukan keputusan dan kecepatan bertindak dalam menangani pandemi COVID-19.

“Kita harus melakukan keputusan dan cepat bertindak, ini yang juga tidak mudah. Kecepatan bertindak sesuai dengan data-data lapangan yang ada, tidak mudah,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Makassar Kota Terendah Kasus Stunting di Sulsel, Fatma: Massifkan Penanganan dan Inovasi

Pemerintahan

Bapenda Makassar Sebut Aplikasi Pakinta Dorong Maksimalkan Penerimaan Pajak

Pemerintahan

FOTO: Wali Kota Appi Salat Id di Lapangan Karebosi

Pemerintahan

Rakor Lorong Wisata Fatmawati Rusdi Tekankan Pelaksanaan Teknis Siap Pasca Lebaran

Pemerintahan

Budi Hastuti Sosialisasi Perda Kepemudaan Kota Makassar

Pemerintahan

Pj Sekda Makassar Hadiri Peresmian Penerbangan Baru Garuda Indonesia Makassar-Balikpapan

Pemerintahan

Wali Kota Danny Pomanto Apresiasi TNI/POLRI Sukseskan Upacara HUT ke-77 Tahun Kemerdekaan RI

Ekonomi

Januari 2024, Rokok Elektrik Resmi Kena Pajak