Home / Pemerintahan

Rabu, 30 Oktober 2024 22:57- WIB

Bapenda Makassar Sebut Aplikasi Pakinta Dorong Maksimalkan Penerimaan Pajak

Makasaar, Merat.Net – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Firman Hamid Pagarra mengatakan, aplikasi Pajak Terintegrasi dan Terdigitalisasi (Pakinta) yang dikembangkan sejak 2022 itu mampu memaksimalkan penerimaan pajak daerah.

“Aplikasi Pakinta ini berkontribusi dalam peningkatan pajak daerah karena semua jenis pajak daerah bisa diakses dalam aplikasi dan metode pembayarannya juga dengan menggunakan metode non-tunai,” ujarnya (30/10/2024).

Lebih lanjut, Firman mengatakan, dirinya juga telah menghadiri asistensi penerapan transaksi non-tunai yang digelar Kemendagri di Jakarta.

Dia menerangkan pentingnya asistensi penerapan transaksi non-tunai (Cashless)/Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) daerah agar terjadi kolaborasi dan sinergi dalam upaya mencapai target pendapatan pajak daerah yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Kepala Bappeda Makassar Hadiri Seminar Penanggulangan Stunting dan TPB/SDGs 2030

“Dengan perluasan transaksi pendapatan pajak daerah dan retribusi daerah menjadikan penerimaan menjadi lebih transparan dan efektif,” katanya.

Firman menjelaskan Bapenda terus melakukan peningkatan pelayanan publik dan sosialisasi yang efektif untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam membayar pajak khususnya melalui Pakinta.

Ia menyebut jika peningkatan target dan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Makassar berjalan baik selama beberapa tahun terakhir dan bahkan pada 2024 ini, pihaknya menargetkan penerimaan PAD mencapai Rp1,9 triliun.

Bahkan pada 2023, PAD Makassar telah melampaui target sebelumnya dan berhasil mengumpulkan Rp1,5 triliun dari target Rp1,2 triliun.

Baca Juga  Kepala Bappeda Makassar Imbau ASN Berhati-hati Mudik Lebaran

Sebelumnya, pada kegiatan asistensi oleh Kemendagri, Direktur Pendapatan Daerah Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri menekankan kepada seluruh (Bapenda) kabupaten kota se Indonesia agar penerapan ETP daerah diharapkan akan memperbaiki pengelolaan keuangan pemerintah daerah menjadi lebih efisien.

“Tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) agar terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah guna menopang optimalisasi PAD. Juga dengan adanya elektronifikasi transaksi di kabupaten dan kota membuat kenaikan PAD menjadi lebih optimal,” ucapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Satpol PP Dapati Pelaku Usaha Membandel, Tak Indahkan SE Wali Kota Terkait Penutupan Sementara Tempat Hiburan

Pemerintahan

Jaksa Agung Terima Penghargaan ‘Tokoh Inspiratif Penegakan Hukum Humanis

Pemerintahan

Disupport Sofha Marwah Bahtiar, Anak Down Syndrome Asal Sulsel Ukir Prestasi Tingkat Nasional

Pemerintahan

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya, Andi Arwin Azis Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkada Damai

Pemerintahan

Pj Gubernur Bahtiar Apresiasi Kerja Keras Para Pegawai, Saat Pimpin Apel Lingkup Pemprov

Pemerintahan

Ketua IKA Sulsel Terpilih Danny Pomanto Ajak IKA Unhas Kolaborasi Kembangkan Sulawesi Selatan

Pemerintahan

Pemkot Makassar Buka Pendaftaran Lelang 24 Jabatan Eselon II

Pemerintahan

Pemkot Makassar Jamin Tak Ada Kecurangan Tes Tenaga Honorer Laskar Pelangi