Home / Pemerintahan / Politik

Rabu, 16 Februari 2022 13:00- WIB

Budi Hastuti Sosialisasi Perda Kepemudaan Kota Makassar

MAKASSAR, MERATA.NET – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti kembali melaksanakan sosialisasi peraturan daerah (perda) tahun anggaran 2022. Kegiatan angkatan pertama ini mengambil Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan.

Kata Budi, regulasi ini merupakan inisiatif DPRD Kota Makassar. Sebab, dirinya ingin melihat anak muda bisa kreatif dan berkembang. Apalagi, hal itu sesuai tujuan dari adanya Perda yang dibuat tahun 2019 kemarin.

“Perda ini ada untuk mewujudkan pemuda yang kreatif dan punya motivasi kuat sehingga menjadi kebanggaan kita semua,” tukas Budi Hastuti, Rabu (16/2/2022) saat memberikan sambutan di Hotel Khas Makassar.

Ia menambahkan, Indonesia mendapat bonus melimpah terkait anak muda. Sehingga, tak hanya pemerintah saja tapi juga keluarga diharapkan mampu berkontribusi dengan membentuk anaknya menjadi pemuda berkualitas.

Baca Juga  Pemkot Makassar Resmi Bagikan Seragam Sekolah Gratis

“Orang tua inilah yang menjadi dasar atau contoh membentuk anak muda. Sebab, kita ketahui anak muda ini generasi pelanjut dari pemimpin kita,” tandasnya.

Kata dia, pemerintah harus melakukan persiapan sejak dini anak muda. Mereka ini merupakan generasi yang akan memimpin negeri ini sehingga sangat penting regulasi ini disebarluaskan.

“Saya berharap, pemuda tetap tertib dan bisa berperan demi kemajuan negara,” ujarnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Andi Patiware menyampaikan, kategori pemuda berdasarkan perda ini yakni 16-30 tahun. Sementara, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) dimana anak muda di Kota Makassar memiliki kurang lebih 39ribu.

Baca Juga  Sistem Keamanan Gedung DPRD Kota Makassar Dipercanggih

“Eksistensi anak muda ini dibutuhkan baik persoalan sosial maupun budaya. Sehingga keterlibatan pemuda sangat penting mendukung program pemerintah,” papar Andi Patiware.

Sambung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar ini, asas perda ini ditetapkan diantaranya berdasarkan asas ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan, kebangsaan, hingga kemandirian.

“Jadi, pembangunan kepemudaan ini tujuannya pemerintah ingin pemuda yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, kreatif, cerdas dan mandiri,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Makassar Buka HIPMI Sulsel Sport Cup 2025

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Bergerak Cepat Tangani Sekolah Terdampak Bencana

Pemerintahan

Kepala Damkarmat Makassar Berganti, Sekda Zulkifly Minta Kinerja Organisasi Jangan Padam

Pemerintahan

Rembuk stunting Langkah Penting Untuk Penurunan angka Stunting.

Indonesiaku

Kemkes RI Pastikan Satu Warga Negara Indonesia Terkonfirmasi Kena Cacar Monyet

Pemerintahan

MTQ Nasional XXX Tahun 2024, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Penguatan Nilai Al-Qur’an di Era Digital

Indonesiaku

Hyundai Serahkan 393 Mobil Listrik Untuk Delegasi G20 Summit

Pemerintahan

Buka Rakor Ketertiban Anjal dan Gepeng di Kawasan Simpang Lima, Andi Arwin Azis Harap Penanganan dari Hulu ke Hilir