Home / Pemerintahan

Sabtu, 24 Juni 2023 20:29- WIB

PPDB Tingkat SMA/SMK di Sulsel Diprotes Orang Tua Calon Siswa

Makassar, Merata.Net – Pengumuman pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap I tahun ajaran 2023/2024 tingkat SMA/SMK se-Sulawesi Selatan akhirnya selesai.

Dari proses pendaftaran PPDB tingkat SMA/SMK tahun 2023 tembus di angka 30.421 orang. Dari total jumlah itu, pendaftar SMK lebih mendominasi dengan jumlah 16.062 calon siswa.

Hanya saja, masih meninggalkan persoalan seperti keresahan para orang tua atau keluarga saat melihat nama anaknya tiba-tiba hilang dalam website resmi ppdb.sulselprov.go.id.

Seperti yang dialami oleh calon siswa asal Kota Makassar atas nama Ariel Anugrah Sahid yang masuk melalui penerimaan jalur zonasi atau domisili, tiba-tiba namanya hilang saat pengumuman pendaftaran dihari kedua.

Padahal pihak keluarga maupun calon siswa tersebut tidak pernah mencabut atau mengundurkan diri dari pendaftaran PPDB.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Makassar Ucapkan Selamat kepada Anggota DPRD Baru

Dari pengakuan kakak kandungnya, Nurjannah, Ariel Anugrah lulus di SMK Negeri 3 Makassar lewat jalur zonasi karena jarak tempuh dari rumah hanya sekitar 800 meter lebih.

“Pada tanggal 23 Juni pengumuman hari pertama tepatnya jam 8 pagi saya cek nama adik saya masih ada. Nah, karena penasaran pengumuman dihari kedua tanggal 24 Juni tepat jam 10 pagi kok tiba-tiba nama adik saya hilang dan tergantikan dengan nama orang lain,” kata Nurjannah, Sabtu (24/6/2023).

Nurjannah pun mencoba menghubungi pihak SMA Negeri 3 Makassar tempat adiknya mendaftar. Oleh pihak sekolah menkonfirmasi bahwa tidak mengetahui hal tersebut karena yang mempunyai wewenang adalah Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Nurjannah lantas merasa heran, karena nama adiknya itu tergantikan dengan calon siswa SMK lain dengan jarak domisili diantara 980 -1.049 meter, artinya lebih jauh dari jarak alamatnya tinggal tepat di Jalan Andi Tonro, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tinjau Hunian ASN di Kawasan Ibu Kota Nusantara

Dirinya pun tidak tinggal diam, Nurjannah menduga bahwa kejadian yang ditimpa adiknya bukan karena sistem PPDB online Pemprov Sulsel yang bermasalah.

Atas dasar itu, Nurjannah mencurigai adanya oknum yang sengaja memainkan data siswa, sehingga ada siswa lain yang masuk dalam website pengumuman PPDB menggantikan siswa lainnya yang diubah datanya.

“Mungkin ada permainan ini, karena saya sudah menghubungi call center PPDB, kemudian lewat chat media sosial PPDB Provinsi Sulawesi Selatan tapi tidak direspon sama sekali,” aku Nurjannah. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekda Jufri Rahman Hadiri Peringat HUT Tana Toraja Ke-67 dan HUT Toraja ke-777

Pemerintahan

Hari Terakhir di Balai Kota, Danny Titip 4 Pesan untuk Kota Makassar

Pemerintahan

Jelang Akhir Masa Jabatan, Wawali Fatma Pamit ke Seluruh OPD Kota Makassar

Pemerintahan

Kolaborasi Bappenas, Pemerintah Australia dan Pemprov Sulsel Rancang Pengembangan Transportasi Mamminasata

Pemerintahan

Wawali Aliyah Mustika Ilham Tekankan Loyalitas, Integritas, dan Totalitas bagi Lurah

Komunitas

Abdul Hayat Buka Turnamen Bulutangkis KORPRI CUP I

Pemerintahan

Sampaikan Realisasi APBD 2023, Firman Pagarra Imbau OPD Pacu Kinerja dan Bekerja Optimal

Pemerintahan

Kepala Bappeda Dampingi Pj Sekda Gelar Rapat Tim Gerak Cepat Tangani Skema Kerja Sama Lapangan Karebosi