Home / Pemerintahan

Minggu, 16 Juni 2024 10:22- WIB

Pilih Pindah Usai Trauma Alami Perundungan di SMPN 4 Makassar, Kadisdik Sebut Korban Siswa Berprestasi

MAKASSAR, Merata.Net – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Muhyiddin Mustakim angkat bicara soal kasus perundungan atau bullying terhadap salah satu siswa SMPN 4 Makassar viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 11 detik yang beredar di media sosial, korban yang memiliki keterbatasan fisik mendapat tindakan tidak menyenangkan dari teman-temannya. Korban tak hanya dibully secara verbal tapi juga fisik.

Menindaklanjuti viralnya aksi tersebut, Disdik bergerak cepat dengan memanggil semua pihak terkait membicarakan duduk perkara persoalan tersebut. Termasuk juga melibatkan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulsel.

Pihaknya juga akan menelusuri oknum-oknum yang menyebarluaskan video tersebut hingga viral di media sosial. Apalagi kejadian ini, kata Muhyiddin sudah terjadi sebulan lalu.

Baca Juga  Siswa SD dan SMP di Makassar Mulai PTM Kembali Awal Maret

“Pengalaman-pengalaman kita di pendidikan kemarin banyak anak-anak kita yang diperalat oleh oknum tertentu untuk konten di TikTok, makanya ini juga harus kita telusuri,” ungkap Kepala Disdik Makassar Muhyiddin Mustakim, Sabtu (15/6/2024).

Meski begitu, Muhyiddin tidak ingin menuduh siapapun. Pihaknya berharap oknum yang tidak bertanggung jawab ini nantinya ikut diperiksa oleh pihak kepolisian mengingat kasus ini sudah dilapor ke Unit PPA Polrestabes Makassar.

“Tentu harapan kami oknum (yang memviralkan) ini siapa, perlu juga dipanggil,” tegasnya.

Yang jelas pihaknya saat ini tengah melakukan komunikasi baik kepada pihak korban maupun terduga pelaku untuk sama-sama mencari solusi usai kasus ini viral di media sosial.

Muhyiddin juga berharap baik korban maupun terduga pelaku tetap bisa bersekolah di SMPN 4 Makassar. Apalagi informasinya, korban ingin pindah usai trauma alami perundungan.

Baca Juga  Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera: TP PKK Makassar Salurkan Bantuan Pangan

“Ini yang kami lakukan sekarang melakukan pendekatan, saya datangi orang tuanya, saya sepakat dengan orang tua semua karena tadi laporan bahwa anak ini menjadi kesayangan karena anak ini penyandang disabilitas yang punya prestasi luar biasa di sekolah ini,” ucapnya.

Atas insiden ini, pihaknya akan meningkatkan pengawasan di sekolah sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi aksi bullying atau perundungan di sekolah.

“Ini menjadi perhatian saya dan semua guru saya sudah minta dengan kejadian ini pembelajaran bagi kita supaya ke depan tidak terulang seperti itu,” tutup Muhyiddin. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

APBD 2022 Makassar Disetujui Rp4,9 Triliun, Ini Rinciannya

Pemerintahan

Pj Sekda Irwan Adnan Pimpin Rapat Teknis Manajemen Kepegawaian, Fokus Produktivitas dan Pencapaian Kinerja

Pemerintahan

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi Kunjungi Kawasan Pemukiman di Bantaran Sungai Tallo

Ekonomi

Sofha Marwah Bahtiar Tampil Anggun Padukan Baju Bodo dan Sarung Lagosi di Pameran Kriyanusa

Pemerintahan

Sambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Wali Kota Danny Buka Lomba Gema Takbir Ramadan 2022

Pemerintahan

Stok Beras Sulsel Selama Ramadan Hingga Juli 2024 Dijamin Aman

Pemerintahan

Hari ke-6 Retret di Magelang, Munafri Arifuddin Terima Materi dari Wapres Gibran

Pemerintahan

Sosialisasi Imunisasi di Gowa, Gubernur Sulsel Tekankan Edukasi untuk Tekan Zero Dose