MAKASSAR, Merata.Net – Phinisi Hospitality Indonesia yang menaungi Claro Hotel, The Rinra Makassar, Dalton Hotel , Almadera Hotel dan Mal Pipo menggelar perayaan dan ibadah Natal bersama seluruh karyawan dan keluarga besar di Sandeq Ballroom, Claro Makassar, Selasa (13/01/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi seperti Andre Prasetyo Tanta selaku Chief Development Officer, Edwin Tanta Chief Financial Officer, Erlin Cinora selaku Corporate Event & Sales Manager Phinisi Hospitality serta para General Manager dari unit-unit dibawah Phinisi Hospitality Indonesia.
Selain itu acara ini dihadiri oleh sejumlag pendeta seperti Pdt. Yehuda Kambuno yang memimpin doa pembuka, Pdt. Charles F. Marunduri sebagai pengkhotbah, serta Pdt. Fritz Bakker yang memimpin doa berkat.
Andre Prasetyo Tanta mengungkapkan bahwa seluruh jajaran direksi sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan Phinisi Hospitality Indonesia.
“Terima kasih atas komitmen, loyalitas, dan semangat yang tidak pernah padam. Setiap peran, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi perjalanan dan keberhasilan perusahaan ini seperti Makna Natal Natal mengajarkan kita untuk saling mengasihi, menguatkan, dan membawa terang bagi sesama,” ujarnya.
Senada, CEO PHI, Anggiat Sinaga menambahkan bahwa perayaan Natal PHI tahun ini membawa tema “Allah Hadir untuk menyelamatkan umat manusia” Ayatnya Matius 1 : 21.
“Dan di tahun ini juga kami mengundang lebih dari 250 anak panti asuhan nasrani untuk ikut merayakan perayaan natal 2025,” ucap Anggiat.
Menurut Anggiat, Tahun 2025 bukanlah tahun yang mudah. PHI menghadapi berbagai tantangan, perubahan, dan dinamika di industri hospitality yang terus bergerak cepat.
Namun, berkat kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh karyawan, PHI mampu bertahan, bertumbuh, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu dan konsumen setianya.
“Kiranya semangat Natal ini tidak hanya kita rayakan hari ini, tetapi juga kita wujudkan dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari—di tempat kerja, di keluarga, dan di tengah masyarakat.” Tutup Anggiat. (**)










