MERATA.NET – Masih ingat Liga Super Eropa yang dibentuk oleh sejumlah tim besar Eropa dari Inggris, Italia, dan Spanyol untuk menandingi Liga Champions milik UEFA.
Liga Super Eropa dijanjikan akan menghasilkan lebih banyak uang dan adil.
Namun, proyek itu terhenti di tengah jalan. Sebab, UEFA mengeluarkan ancaman akan menghukum klub yang bermain di Liga Super Eropa.
Menurut UEFA, Liga Super Eropa hanyalah kompetisi yang dikuasai segelintir tim saja.
Tak pelak, para peserta pun mulai berguguran. Saat ini, tinggal Real Madrid dan Barcelona yang ada di dalam barisan.
Namun, Pengadilan Kehakiman Uni Eropa (ECJ) menyatakan bahwa pelarangan pembentukan kompetisi ini bertentangan dengan hukum UE, dan berpotensi membuka jalan bagi kebangkitan kembali kompetisi tersebut.
Keputusan tersebut menyatakan bahwa ketika menyangkut potensi kompetisi baru, baik FIFA dan UEFA harus memastikan kekuasaan mereka “transparan, objektif, tidak diskriminatif dan proporsional”.
ECJ melanjutkan dengan menambahkan: “Namun, kekuasaan FIFA dan UEFA tidak tunduk pada kriteria tersebut. Oleh karena itu, FIFA dan UEFA menyalahgunakan posisi dominan mereka.”
“Selain itu, mengingat sifatnya yang sewenang-wenang, peraturan mengenai persetujuan, pengendalian dan sanksi harus dianggap sebagai pembatasan yang tidak dapat dibenarkan terhadap kebebasan memberikan layanan.”
“Itu tidak berarti bahwa kompetisi seperti proyek Liga Super harus disetujui. Pengadilan tidak memutuskan proyek spesifik tersebut dalam penilaiannya”
Florentino Perez sebagai penggagas Liga Super Eropa terbaru menyambut baik hasil putusan CJEU dan siap memutar roda kompetisi Liga Super Eropa
“Hari ini adalah hari yang luar biasa bagi sejarah sepak bola. Kami telah menang hari ini,” tegas Perez dalam konferensi persnya di Real Madrid TV.
“Sepak bola, suporter, dan kebebasan telah menang pada hari ini,” sambung Florentino Perez.
“UEFA? Sepak bola tidak akan pernah menjadi monopoli lagi. Liga Super Eropa akan sepenuhnya selaras dengan kompetisi nasional. Liga Super Eropa yang baru akan terbuka untuk semua,” ujar Perez.










