Home / Komunitas / Pemerintahan

Sabtu, 10 Desember 2022 16:17- WIB

Pemkot Makassar Berkolaborasi Bersama Komunitas Perempuan dan Anak Kampanye 16HAKtP

Makassar, Merata.Net – Pegiat dari berbagai komunitas perempuan dan anak berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Makassar dan Sulawesi Selatan menggelar Puncak Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKtP) 2022, di Kantor Wali Kota Makassar, Ruang Sipakatau, Sabtu (10/12/2022). 

Dalam acara bertajuk “Sinergitas Multi Pihak Untuk Mencegah Kekerasan Perempuan dan Anak” Itu, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi berharap sinergitas yang terbangun mampu menciptakan langkah konkret yang akan menjadi salah satu solusi untuk menurunkan angka kekerasan perempuan dan anak di Kota Makassar. 

“Di peringatan Puncak 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, saya harap kita semua hadir bukan sekedar dalam rangka acara seremonial,” tuturnya.

“Tapi saya berharap dengan sinergitas kita semua tentunya bisa menghadirkan solusi terbaik untuk penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Makassar,” lanjutnya. 

Baca Juga  Wagub Sulsel Terima Audiensi Puteri Indonesia Sulsel II 2026

Fatmawati Rusdi mengungkapkan perlu kerja sama terhadap semua pihak agar kasus kekerasan perempuan dan anak dapat dicegah dan diturunkan. 

Selain itu, kata Fatmawati Rusdi, salah satu upaya  Pemkot Makassar dalam mendorong penurunan angka kekerasan yakni melalui program “Jagai Ana’ta” yang ada di Lorong Wisata. 

Diketahui, program “Jagai Ana’ta” telah dihadirkan di 70 kelurahan pada Lorong Wisata Kota Makassar. Shelter warga tersebut diharapkan bisa terus meluas hingga menyentuh seluruh masyarakat di Lorong Wisata. 

“Nah melalui program ‘Jagai Ana’ta’ dan hadirnya shelter warga ini, tentunya menjadi wadah. Kita hadir, pemerintah hadir, untuk memberikan perlindungan terhadap seluruh keluarga di tengah masyarakat kita. Tentunya harapan kita bisa jadi solusi,” tuturnya. 

Baca Juga  Wagub Fatma Kunjungi Pulau Sabutung Kabupaten Pangkep

Fatmawati Rusdi turut menyampaikan terimakasih kepada peserta yang hadir. Juga kepada para pegiat komunitas perempuan dan anak sebagai pelaksana kegiatan. 

“Terimakasih atas segala perhatian dan langkah-langkah yang telah dilaksanakan selama kegiatan ini. Tentunya saya ucapkan terimakasih kepada ICJ, AIPJ2, Koalisi Forum Anak, dan stakeholder yang ada,” ujarnya. 

Dalam kegiatan ini, hadir pula Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Irfan AB, Akademisi UNM Satgas PPA Sulsel, Lu’mu Taris,  dan Hakim Pengadilan Agama Makassar, Faisal yang menjadi narasumber dalam seminar puncak 16HAKtP. 

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan turun lapangan bersama ke lorong-lorong wisata sebagai bentuk kampanye anti kekerasan perempuan dan anak.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Danny Setuju Balai Pengelola Transportasi Darat Buka Median Jalan untuk Akses Langsung Pertigaan Antang-Perintis

Pemerintahan

Pemkot dan LBH Makassar Segera Terbitkan Perwali Layanan Keadilan Restoratif

Bisnis

Aktivitas Usaha Dibatasi Saat Nataru, AUHM Kawal Kebijakan Pemkot Makassar

Pemerintahan

Bersama Kapolda Sulsel, Pj Gubernur Dukung UIN Alauddin Ciptakan SDM Berkualitas

Pemerintahan

Hari Paskah, Wali Kota Munafri Ajak Pengurus Gereja dan Pemerintah Bangun Makassar

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Makassar Apresiasi Event Olahraga yang Sehatkan Fisik dan Ekonomi Masyarakat

Pemerintahan

Pjs Arwin Azis Ajak Jemaah Masjid Al-Markaz Wujudkan Suasana Damai di Pilkada Serentak

Pemerintahan

PJ Gubernur Sulsel Lepas Kontingen Atlit Menuju PON Aceh-Sumut 2024