Home / Pemerintahan

Selasa, 3 Maret 2026 09:52- WIB

Wagub Sulsel Terima Audiensi Puteri Indonesia Sulsel II 2026

MAKASSAR, Merata.Net – Makna pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi dari sejauh mana perempuan diberi ruang untuk berdaya dan berkontribusi.

Prinsip itulah yang menjadi latar audiensi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, dengan Puteri Indonesia Sulawesi Selatan II 2026, Andi Aisyah Anjaliekhan Kilat, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Minggu, 1 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Fatmawati menyampaikan apresiasi atas capaian Andi Aisyah sebagai Puteri Indonesia Sulawesi Selatan II 2026 sekaligus mendorongnya menjadi representasi perempuan Sulawesi Selatan yang mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan.

Fatmawati menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan melalui berbagai program strategis, termasuk penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kapasitas kewirausahaan perempuan di berbagai daerah.

“Kami menyambut baik kehadiran Puteri Indonesia Sulawesi Selatan sebagai mitra strategis dalam mendorong pemberdayaan perempuan. Pemerintah membuka ruang kolaborasi agar advokasi yang dibawa dapat bersinergi dengan program-program yang telah berjalan,” ujar Fatmawati.

Ia juga menekankan pentingnya membangun mental kewirausahaan di kalangan perempuan agar program pemberdayaan tidak hanya bersifat bantuan, melainkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga  HUT Damkar Indonesia ke 105, Damkar Makassar Sabet Juara 1 Hose Laying

Menurutnya, edukasi, pelatihan, dan pendampingan menjadi kunci dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di tengah masyarakat.

Fatmawati turut menyoroti potensi besar perempuan di berbagai wilayah, termasuk daerah pesisir dan kawasan dengan potensi pariwisata yang belum optimal dikembangkan.

Ia berharap generasi muda, termasuk Puteri Indonesia Sulawesi Selatan, dapat menjadi bagian dari solusi dalam memperkuat peran perempuan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Sementara itu, Andi Aisyah mengaku bersyukur dapat diterima langsung oleh Wagub. Ia menyampaikan audiensi tersebut juga menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus permohonan dukungan dan restu dalam rangka persiapannya mewakili Sulawesi Selatan pada ajang Puteri Indonesia tingkat nasional di Jakarta.

“Saya sangat senang karena diterima dengan baik. Dengan kunjungan ini, saya jadi mengetahui data-data mengenai UMKM yang berkesinambungan dengan advokasi saya yang berfokus pada pemberdayaan perempuan,” ungkapnya.

Melalui inisiatif advokasinya bertajuk EmpowHER, ia berkomitmen membantu menjembatani kesenjangan kapasitas kewirausahaan perempuan melalui mentorship, pelatihan bisnis praktis, serta penguatan literasi usaha bagi pelaku UMKM perempuan.

“Saya berharap bisa berkolaborasi dan berkontribusi dengan baik sebagai putri daerah Sulawesi Selatan, khususnya melalui workshop dan edukasi entrepreneurship, agar perempuan dapat mandiri secara ekonomi,” katanya.

Baca Juga  Bersahabat Sejak Usia 16 Tahun, Danny Pomanto Lepas Kepergian Donny Kesuma

Andi Aisyah merupakan putri daerah Sulawesi Selatan berusia 25 tahun anak dari Andi Muhammad Kilat Karaka ini, aktif mengadvokasi pemberdayaan ekonomi perempuan. Ia adalah Founder dan CEO PT Acte Krastala Indonesia sekaligus inisiator platform pemberdayaan perempuan EmpowHER.

Ia juga merupakan lulusan Teknis Sipil Universitas Hasanuddin dan Master Management with Enterprise and Business Growth dari University of Glasgow, Inggris, dan saat ini mewakili Sulawesi Selatan pada ajang Puteri Indonesia tingkat nasional.

Audiensi tersebut menjadi langkah sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Puteri Indonesia Sulawesi Selatan dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar pembangunan daerah, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak perempuan mandiri, produktif, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan Andi Mirna dan jajaran, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Fitriani Nas, Plt. Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya Fadhilah Ainun Nisaa, serta Fungsional Muda Pamong Budaya Erniwati.

Hadir pula Ketua Adwindo Sulsel periode 2023–2026 Muhammad Tahsin Usman, Ketua Adwindo periode 2020–2023 Fadel Nurfiqra dan Ketua Adwindo periode 2026–2028 Fathurrahman. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Andi Sudirman Kukuhkan Paskibraka Sulsel 2025

Pemerintahan

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Pemerintahan

Diskusi dengan Komisi V DPR RI, Pemprov Sulsel Berikan Tiga Opsi Pembangunan Stadion

Pemerintahan

Atlet Sulsel Raih Berbagai Medali di Sea Games 2021, Gubernur: Terima Kasih Membuat Kami Bangga

Pemerintahan

Wali Kota Danny Bersama Dubes Arab Saudi Buka Puasa Bareng Warga Makassar di Pantai Losari

Pemerintahan

Appi Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026, Target 12.000 Pelari

Pemerintahan

Bapenda Sulsel Bebaskan Bea Balik Nama Kendaraan Kedua

Pemerintahan

Bersama Pemkot Makassar, Bukit Baruga Siapkan Pembangunan Jalur Alternatif Bukit Baruga – Jalan DR. Leimena