Home / Pemerintahan

Senin, 30 Mei 2022 13:14- WIB

Kunjungi Uji Teknologi Food Waste, Danny : Segera Diterapkan

Makassar,Merata.Net – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengunjungi uji teknologi food waste bank based on the BSF Breeding Technology di Wilayah Bank Sampah Pusat yang di perlihatkan langsung oleh tim Entomo.co di Paccerakkang, Senin (30/5/22).

Kunjungannya ini melihat langsung proses bagaimana sampah makanan dimanfaatkan dan diolah menjadi lebih bermanfaat.

Hal itu dilakukan Danny sesuai dengan konsep yang akan diwujudkannya yakni bagaimana sampah di Kota Makassar bisa berkurang dengan pengelolaan yang tepat.

“Saya kira teknologi manggot ini adalah sebuah teknologi yang kita uji di Makassar yang ternyata lebih bagus hasilnya dari daerah asalnya yaitu di Korea. Matahari sangat menentukan, di Makassar ternyata cocok. Kita akan segera menerapkan. Sampah di Makassar ini perlu diurai,” ucap Danny.

Baca Juga  Dispora Makassar Gelar Pemuda Fest 2024, Gelorakan Kreatifitas Hingga Beri Edukasi

Kata Danny, kehadiran teknologi ini dapat membantu mengelolah sampah menjadi lebih bermanfaat.

“Satu hari Kota Makassar menghasilkan sampah sebanyak 1.200 ton dan didominasi oleh sampah makanan. Karena Makassar kan kota kuliner dan kehadiran teknologi ini saya pikir sangat membantu,” sebutnya.

Kapasitas satu alat teknologi bisa mengelola sampah makanan sebanyak 3 ton perhari. Harganya cukup fantastis, mencapai Rp 2 Milyar.

Sementara, Direktur Bank Sampah Makassar, Sahar menjelaskan output teknologi tersebut.

Baca Juga  Perayaan Waisak Umat Budha, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan: Kolaborasi Perkuat Kerohanian

“Jadi sampah ini kita ambil dari restoran, toko-toko makanan dan sejenisnya dimasukkan ini diolah dan hasilnya itu diurai manggot selama 40 hari dan outputnya 90 persen menjadi pupuk organik,” ujarnya.

Tak hanya itu, kata Sahar, hasil dari teknologi food waste ini bisa menghasilkan berbagai macam produk kosmetik, dan minyaknya bisa jadi biosel.

“Di korea minyak hasil pengelolaan sampah makanan ini sangat berguna. Kelebihan dari adanya teknologi ini juga kota Makassar bisa membuat industrinya sendiri dengan memberdayakan masyarakat, karena manggot ini bisa diekspor dan membuat sabun-sabun kecantikan,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XXIII, Gubernur Sulsel: Lao Sappa Deceng, Lisu Mappideceng

Pemerintahan

Wali Kota Makassar Sambut Pelatih Baru PSM, Ajak Mengenal Filosofi Pinisi sebagai Simbol Kejayaan

Pemerintahan

Molor, Tender Proyek PLTsa Makassar Kembali Direncanakan Bulan Januari Ini

Pemerintahan

Pjs Arwin Azis Ajak Jemaah Masjid Al-Markaz Wujudkan Suasana Damai di Pilkada Serentak

Pemerintahan

Cek Harga Ikan, Pj Gubernur Bahtiar bersama Wali Kota Danny Tinjau TPID Poetere Makassar

Pemerintahan

Masa Pinjaman Habis, Dinas Pertanahan Makassar Akan Segel Kantor DPD REI Sulsel

Pemerintahan

Gubernur Resmikan Penggunaan Masjid Al-Ayyubi Kompleks Kantor Gubernur Sulsel

Kriminal

Jampidsus Periksa Menpora dan 7 Orang Lainnya Terkait TPK & TPPU BTS 4G Kominfo