Home / Pemerintahan

Senin, 11 Maret 2024 20:52- WIB

Kompaknya Pj Gubernur, Wali Kota dan Bupati Maros Tinjau Lahan Stadion di Makassar

MAKASSAR, Merata.Net – Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Bupati Maros Chaidir Syam, Kadispora Sulsel, Kadis Perhubungan Sulsel serta seluruh jajaran lainnya meninjau lokasi rencana pembangunan stadion bertaraf internasional di Makassar, Senin, (11/3/2024).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengaku, setelah ditinjau lokasi pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut sesuai standar Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Demikian juga untuk ukuran lahannya sudah sesuai syarat yang diinginkan pemerintah pusat untuk dimulai pembangunan stadion tersebut.

“Alhamdulillah apa yang digambar sesuai yang di lapangan, sesuai size nya memenuhi syarat. Kalau seandainya stasiun utama senayan dipindahkan kesini cukup. Kedua, tidak bertentangan dengan KKOP. Ketiga, pengembangan Kawasan Maminasata itu bisa kita lakukan,” kata Danny Pomanto, Senin, 11 Maret 2024.

Baca Juga  Amir Bakriyadi Kukuhkan Pengurus Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia NTB

Menurut Danny, apa yang dilakukan saat ini merupakan wujud kekompakan baik Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, Pemkab Maros, Gowa, Takalar dan Pangkep.

“Ini semua karena kita kompak, karena ada Bapak Gubernur, kekompakan Maros, Gowa, Takalar, dan Pangkep itu intinya,” lanjut Danny.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengatakan, apa yang disampaikan Wali Kota Makassar betul-betul disampaikan secara profesional. Bukan sebagai wali kota, tapi sebagai profesional ahli perencanaan.

Baca Juga  Turnamen Golf TNI-APINDO Sulsel 2023 akan Berlangsung Spektakuler di Padivalley Gowa

Menurut Bahtiar, selain pembangunan stadion bertaraf internasional, lewat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota di daerah Maminasata akan membantu kawasan kota baru nantinya.

“Ini di belakang kita ini akan menjadi kawasan kota mandiri, kota baru, yang kita bayangkan 10.000 hektare sampai di wilayah Maros nantinya. Dan ini menjadi fasumnya, ini jadi fasilitas publik nantinya. Kita bayangkan di Jakarta ada Senayan di sebelahnya kan ada di sana pondok indah, ada di sana Simprut ada yang lainnya,” ungkap Bahtiar. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Jaga Kelestarian Kawasan Geopark, 10 Ribu Pohon Sukun Bakal Ditanam di Rammang-rammang

Pemerintahan

Pemkot Makassar Kucurkan Rp400 Miliar Khusus Gaji Honorer Tahun Depan

Pemerintahan

KPU RI Rilis PKPU No 6 Tahun 2023 Tentang Dapil Dan Alokasi Kursi di Sulsel

Pemerintahan

Gerakan Pangan Murah Serentak di Sulsel Jadi Contoh Nasional

Pemerintahan

Optimalkan Lahan Tidur, Taman MoI dan Kawasan BSO Ditanami Sukun

Pemerintahan

Rakernas APEKSI 2023 Makassar Dihadiri 88 Wali Kota Se-Indonesia

Pemerintahan

31 Tempat Tidur Terisi Pasien Covid-19 yang Isolasi di FIT Asrama Haji

Pemerintahan

Hadir di Bappeda Corner, Kadishub Makassar Beberkan Strategi Atasi Macet dan Parkir Liar