MERATA.NET- Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Pada 28 November 2024, seluruh anggota NewJeans Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein secara resmi mengumumkan bahwa telah memutuskan kontrak eksklusif dengan agensi mereka, ADOR, yang merupakan anak perusahaan dari HYBE.
Keputusan besar ini diambil setelah terjadinya konflik internal antara eksekutif HYBE dan Min Hee-jin, mantan CEO ADOR sekaligus sosok di balik konsep kreatif grup yang dikenal sebagai salah satu girl group terpopuler saat ini.
“Bertahan di sini hanya akan membuang-buang waktu dan hanya akan menimbulkan rasa sakit secara mental,” kata salah satu anggota grup, Hanni.
“Tidak ada keuntungan profesional yang bisa kami peroleh dengan bertahan di sini, jadi kami berlima tidak melihat ada alasan untuk tetap di ADOR,” menurut terjemahan dari media Korea Selatan Yonhap.
Dua minggu lalu, NewJeans mengirimkan surat perintah hukum kepada HYBE yang berisi daftar tuntutan, termasuk mengembalikan mantan CEO ADOR Min Hee-jin, dan jika gagal dipenuhi, para anggota grup mengancam akan mengakhiri kontrak mereka.
Media Korea Selatan JoongAng Ilbo juga melaporkan bahwa daftar tuntutan tersebut termasuk menangani laporan internal HYBE yang mengatakan akan menyingkirkan NewJeans dan memulai grup baru.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Seoul itu, kelima anggota menyampaikan keinginan mereka untuk melanjutkan perjalanan musik secara independen bersama Min Hee-jin. Danielle, salah satu vokalis utama grup, menegaskan komitmen mereka untuk tetap menghasilkan karya musik yang bermakna bagi para penggemar setia mereka, yang dikenal dengan nama “Bunnies”.
“Kami ingin terus merilis musik baru dan bertemu dengan penggemar di seluruh dunia,” ujarnya penuh semangat. Namun, mereka juga mengungkapkan kekhawatiran terkait kemungkinan kehilangan hak atas nama “NewJeans” akibat pemutusan kontrak dengan ADOR.
Pasca kejadian ini, HYBE kehilangan lebih dari US$ 423 juta (Rp 6,7 triliun) dalam kapitalisasi pasar setelah saham perusahaan tersebut anjlok hingga 6,97% pada Jumat (29/11). (*)










