MAKASSAR, Merata.Net – Peta persaingan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Politisi senior Golkar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dikabarkan telah mengantongi surat diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang dinilai menjadi sinyal kuat arah dukungan partai berlambang pohon beringin tersebut di Sulsel.
Kabar mengenai terbitnya surat diskresi itu mengemuka setelah sejumlah sumber internal Golkar menyebutkan bahwa dokumen tersebut diserahkan langsung di Kantor DPP Golkar, Jakarta, pada Rabu (24/6/2026). Ilham Arief Sirajuddin dalam unggahannya di Instagram @aco145 juga memosting penyerahan diskresi tersebut.
Surat diskresi merupakan hak prerogatif DPP yang dapat digunakan untuk memberikan pengecualian atau dukungan khusus dalam proses pencalonan dan kontestasi internal partai. Dalam tradisi politik Golkar, diskresi dari ketua umum sering kali menjadi faktor penting yang memengaruhi arah dukungan pemilik suara pada Musda.
Dengan munculnya surat diskresi tersebut, posisi IAS dinilai semakin kuat untuk memimpin Golkar Sulsel periode mendatang. Bahkan sejumlah kalangan mulai memprediksi peluang terjadinya aklamasi apabila tidak muncul kekuatan tandingan yang mampu mengonsolidasikan dukungan secara signifikan.
IAS sendiri bukan nama baru di tubuh Golkar. Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu merupakan kader senior yang memiliki rekam jejak panjang di partai dan pernah menjadi salah satu tokoh berpengaruh dalam politik Sulawesi Selatan. (**)










