Home / Pemerintahan

Kamis, 18 September 2025 15:20- WIB

Hingga Juni 2025 Kota Makassar Catat 454 Kasus Baru HIV/AIDS

MAKASSAR, Merata.Net – Dinas Kesehatan Kota Makassar melaporkan temuan 454 kasus HIV/AIDS selama periode Januari hingga Juni 2025. Data ini menunjukkan bahwa penularan masih banyak terjadi pada kelompok lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki (LSL).

Kepala Dinkes Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, menuturkan bahwa peningkatan kasus terutama terlihat di kalangan tersebut.

Baca Juga  Kolaborasi FING Sport dan RBC Cup 2023 Makassar Jadi Ajang Pembinaan Atlit Basket Berskala Internasional

“Kalau kita melihat dari kondisi, terjadi kenaikan. Utamanya dengan lelaki suka lelaki. Rata-rata itu,” ungkapnya di Balai Kota Makassar, Rabu (17/9/2025).

Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, jumlah kasus HIV/AIDS di Makassar berfluktuasi. Tahun 2023 tercatat 1.015 kasus dari 57.690 orang yang diperiksa. Pada 2024, angkanya menurun menjadi 925 kasus dari 48.139 orang yang di-tracking.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Bersama Forkopimda Pantau Pengamanan di Malam Natal 2022

Namun, dalam enam bulan pertama 2025 saja, dari 23.311 orang yang diperiksa, ditemukan 454 kasus positif. Nursaidah menambahkan bahwa kasus tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi sudah menyebar ke berbagai kecamatan di Makassar.

“Beberapa kecamatan sudah ada penderita,” jelasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ramah Tamah dengan Kepala Desa di Barru, Ini Pesan Gubernur Sulsel

Pemerintahan

Wali Kota Danny Hadiri Halal Bi Halal Kerukunan Keluarga Soppeng

Pemerintahan

Hadiri PSBM 2023, Gubernur Sulsel: Lao Sappa Deceng, Lisu Mappideceng

Pemerintahan

Pemerintah Hapus Aturan Tes Covid-19 untuk Perjalanan Domestik

Pemerintahan

Pemkot Makassar Realisasi Program Prioritas Bidang Pendidikan, Seragam Gratis SD dan SMP Dibagikan

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Persiapan Musim Hujan

Indonesiaku

Wali Kota Bersih-bersih Perusda Makassar, Ruangan Kerja Direksi Disegel Satpol PP

Ekonomi

Anggota DPRD Bone Kritik Pemkab Ajukan Pinjaman Rp100 Miliar ke BPD