Home / Indonesiaku

Senin, 10 Januari 2022 17:27- WIB

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, GAM Tuntut Jokowi Mundur

MAKASSAR, MERATA.NET- Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) melakukan aksi unjuk rasa di pertigaan di pertigaan Hertasning-Pettarani. Senin, (10/1/2022).

Mereka mempertanyakan mengenai harga kebutuhan pokok dan energi yang melonjak di awal tahun sehingga memberatkan masyarakat. Olehnya itu mereka memprotes kebijakan pemerintah tentang kenaikan tersebut.

“Dengan adanya kenaikan bahan energi seperti tarif dasar listrik dan harga elpiji tentu ini membuat masyarakat makin resah, apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi,” kata Panji selaku jenderal lapangan.

Dalam aksinya GAM juga membentangkan spanduk yang bertuliskan Harga Bahan Pokok Meroket, Ekonomi Negara Anjlok, ada juga petaka yang bertuliskan Jokowi Silahkan Mundur.

Baca Juga  Bersihkan 175 Mesjid, Maulana: Tim Bersih Masjid PHS Buat Kemajuan

Dia juga menuturkan mengawali tahun 2022, sudah berhembus kabar yang menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak, peningkatan harga LPG dan peningkatan Tarif Dasar Listrik muncul secara diam-diam diawal tahun 2022.

“Tentu ini akan berdampak besar bagi masyarakat, karena dengan kenaikan bahan energi tersebut dapat mempengaruhi perekonimian masyarakat dan menimbulkan dampak psikologis kepada masyarakat. Maka dari itu kami dengan tegas menolak kenaikan harga LPG dan kenaikan Tarif Dasar Listrik” ujarnya.

Ketegangan juga sempat terjadi antara peserta aksi dengan pihak kepolisian, pasalnya. Peserta aksi sempat ingin menahan sebuah truk untuk dijadikan panggung orasi namun dihalangi oleh pihak kepolisian.

Baca Juga  Bukit Baruga Gandeng Warga Peringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80

Lebih lanjut Panji mengatakan harusnya pemerintah paham dan mengerti dengan kondisi perekonomian masyarakat hari ini ditengah pandemi. “Apalagi lapangan pekerjaan yang sulit bagi masyarakat malah ditambah dengan kenaikan harga bahan energi,” pungkasnya.

Sementara Komar selaku kordinator mimbar dalam aksi tersebut mengatakan bahwa di era kepemimpinan jokowi telah gagal dalam mensejahterahkan rakyat.

“Terbutkti diawal tahun ini yang harusnya lebih memprioritaskan pemulihan perekonomian rakyat tapi malah menambah beban rakyat,” ujar Komar. (Dar)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Tinjau Budidaya Pisang di Bone, Kapolda-Pangdam Jadikan Pisang Cavendish Produk Unggulan dan Jamin Harga Jual

Indonesiaku

Hari Patah Hati Nasional, Witan Sulaeman Resmi Lamar Kekasihnya

Indonesiaku

PHRI Sulsel Berkolaborasi dengan Poltekpar Makassar Gelar Serangkaian Rakerda dan Seminar Nasional

Indonesiaku

Bamsoet Dukung Pemprov Sulsel Ambil Alih Lahan Tambang Nikel PT Vale Indonesia

Indonesiaku

Panglima TNI Ajukan Kenaikan Uang Lauk Pauk Prajurit TNI

Indonesiaku

Di Hari Amal Bakti, Abdul Hayat Harap Kerukunan Umat Beragama Ditingkatkan

Indonesiaku

Peduli Kebersihan Lingkungan Masyarakat Sekitar Tol, Nusantara
Infrastructure Resmikan Kampung Bersih Nusantara

Indonesiaku

Enam Hari Pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2023, Total Tercatat 3.055 Pelanggar