Home / Hukum

Senin, 1 Desember 2025 10:09- WIB

Dirlantas Polda Sulsel Beberkan Capaian Positif Hasil Operasi Zebra Pallawa 2025


MAKASSAR, Merata.Net – Operasi Zebra Pallawa 2025 yang digelar oleh Polda Sulawesi Selatan sejak Tanggal 17 hingga 30 November resmi berakhir dengan hasil positif dan sukses.

‎Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat sekaligus menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Operasi Lilin 2025.

‎Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Karsiman S.I.K., M.M., Senin (01/12/2025).

‎Keberhasilan operasi tidak lepas dari arahan Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Djuhandani Raharjo Puro, S.H., M.H. selaku Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJKO).

‎Karsiman menekankan tugas personel harus dijalankan secara profesional, prosedural, humanis, dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Dengan pedoman ini, pelaksanaan operasi dapat berjalan efektif dan terukur.

‎Selama operasi berlangsung, Polda Sulsel menggelar 1.533 kegiatan preemtif berupa pembinaan dan penyuluhan bagi komunitas pengguna kendaraan roda dua dan empat, sosialisasi ke sekolah-sekolah serta pengusaha angkutan.

‎Edukasi juga dilakukan melalui berbagai media mulai dari sosial media, cetak, elektronik, hingga pemberian penyuluhan langsung pada lokasi rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas sebanyak 45.395 kali.

‎Satgas Preemtif mendistribusikan 69.363 spanduk, leaflet, dan stiker guna memperkuat pesan kesadaran berlalu lintas.Pada bidang preventif, jajaran Polda melaksanakan 30.371 kegiatan pemeriksaan kendaraan, seperti Turjawali dan ramp check.

‎”Langkah ini bertujuan memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi kelengkapan dan persyaratan keselamatan,” tambah dirlantas.

‎Hasil operasi juga tercatat penurunan signifikan kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan dengan Operasi Zebra tahun 2024.

‎Kasus kecelakaan turun 127 kasus atau 31 persen, dari 360 menjadi 247 kasus. Jumlah fatalitas kecelakaan menurun drastis sebanyak 24 jiwa atau 56 persen, dari 43 menjadi 19 jiwa.

‎Penegakan hukum melalui sistem ETLE memvalidasi 10.694 pelanggaran, dengan total 11.380 pelanggaran yang ditindak melalui ETLE, teguran, dan tilang manual.

‎Pelanggaran paling banyak meliputi melawan arus, tidak memakai helm standar, tidak mengenakan sabuk pengaman, serta penggunaan ponsel saat berkendara.

‎Dirlantas Kombes Pol Karsiman menegaskan bahwa pencapaian positif ini adalah hasil kerja keras seluruh personel Polda Sulsel yang tergabung dalam Satgas Operasi Zebra, dukungan para pemangku kepentingan, dan partisipasi aktif masyarakat.

‎Ia mengimbau agar kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan tetap dijaga terutama menyambut Natal dan Tahun Baru, demi keselamatan bersama dan terciptanya Kamseltibcarlantas di Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

Share :

Baca Juga

Hukum

Wakapolres Enrekang, Kompol Sulkarnaen Pantau Pospam Nataru di Kecamatan Alla

Hukum

Kiprah M. Nursal di Pilkada Sulsel: Menangkan 2 Permohonan di MK

Hukum

Ditlantas: Kendaraan Terblokir tahun 2024 di Sulsel Tembus 8069 Unit

Hukum

Kalla Grup Bantah Klaim Lippo, Soal Kepemilikan Lahan GMTD

Hukum

Apel Pemberangkatan Ops Amole 2026, Kapolda Sulsel: Jaga Kehormatan dan Profesionalisme

Hukum

Ops Patuh Pallawa 2024 Sulsel Berakhir, Dirlantas: Banyak Capaian Positif

Hukum

Kabarhakam Komjen Fadil Imran Akui Keamanan dan Kedamaian Sulsel jadi Barometer di Indonesia Timur

Hukum

Dirlantas: Angka Laka Lantas Turun di Hari ke-7 Ops Keselamatan Pallawa 2024