Home / Indonesiaku / Pemerintahan

Kamis, 25 Agustus 2022 12:13- WIB

Dinkes Makassar Tunggu Hasil Lab Dua Warga Suspek Cacar Monyet

Ilustrasi Monkeyfox.

Ilustrasi Monkeyfox.

Makassar, Merata.Net – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar menunggu hasil laboratorium sampel darah dua pasien yang dicurigai mengidap penyakit cacar monyet.

“Sudah dikirim sampelnya, yang satu warga Maros tapi domisili Antang, satu lagi warga Kassi-Kassi,” kata Kepala Dinkes Makassar, Nursaidah Sirajuddin, Rabu (24/8/2022).

Mereka saat ini menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit berbeda, yakni RS Pendidikan Universitas Hasanuddin dan RS Labuang Baji.

“Terkait dengan dia memang kalau masih ada yang dinyatakan terkonfirmasi pastinya kita masukkan di rumah sakit untuk isolasi. Karena memang ini perlu isolasi dan ini seperti cacar air gejalanya,” jelasnya.

Baca Juga  Tekan Angka Resiko Ibu Hamil, Dinkes Kota Makassar Gelar Peningkatan Kompetensi Screening

Masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan hewan agar tidak tertular. Selain itu, selalu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menerapkan protokol kesehatan.

“Diharapkan kepada semua masyarakat untuk memaksimalkan PHBS dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Jangan kontak dengan binatang bila binatang tersebut tidak diketahui status kesehatannya,” sambungnya.

Nursaidah juga mengimbau warga terutama jika mengalami gejala seperti demam disertai ruam, untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

Baca Juga  Jusuf Kalla Yakin Ekspor Pisang Cavendish Bisa Sejahterakan Masyarakat Sulsel

“Seperti kontak dengan tikus, kontak dengan kucing, dan sebagainya. Walaupun cacar monyet ini berasal dari monyet. Bagaimana masyarakat bila ada gejala demam, segera memeriksakan diri ke puskesmas sebagai penanganan tercepat,” katanya.

Dinkes Makassar juga berupaya mencegah penularan penyakit cacar monyet. Salah satunya menjalin kerja sama dengan otoritas pelabuhan dan bandara.

“Kita perketat arus keluar masuk bandara dengan pelabuhan.Yang kedua bagaimana SKDR di semua Puskesmas kita tingkatan itu sistem kewaspadaan dini dan respon,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

12 Ribu Warga Terdampak Banjir di Wajo, Water Treatment Dihadirkan untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Pemerintahan

Camat Tallo Sosialisasikan Program Pemkot Makassar, Sukseskan Vaksinasi 100 persen

Pemerintahan

Danny Pomanto Silaturahmi dengan Diaspora Muslim Indonesia di Washington DC

Pemerintahan

Wali Kota Danny dan KSAL Laksamana Muhammad Ali Mantapkan Pembukaan MNEK 2023

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Dampingi Wamenhan RI Beri Penguatan Pertahanan Negara bagi ASN

Indonesiaku

Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Jalani Napak Tilas dan Menelusuri Jejak Leluhurnya di Ulaweng, Kabupaten Bone

Pemerintahan

Wali Kota Danny Tindak Lanjuti Keluhan Pelaku Usaha Pariwisata Soal Kenaikan Pajak Hiburan

Pemerintahan

Cara Camat Alamsyah Menikmati Isra Mikraj di Wilayahnya Kecamatan Tallo