LUSAIL, Merata.Net – Fabio Di Giannantonio menjadi sorotan pada sesi Practice MotoGP Qatar 2026 setelah mencatatkan waktu tercepat sekaligus memecahkan rekor lap di Sirkuit Internasional Lusail, Jumat (6/11/2026).
Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team tersebut membukukan waktu 1 menit 50,406 detik. Catatan itu mengantarkannya ke posisi teratas, unggul 0,142 detik atas Marc Márquez yang menempati urutan kedua.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Di Giannantonio dalam menghadapi lanjutan seri Qatar. Ia juga memperlihatkan kecepatan kompetitif di salah satu sirkuit yang selama ini cocok dengan karakter balapnya.
Sementara itu, Marco Bezzecchi menempati posisi ketiga bersama Aprilia Racing. Francesco Bagnaia melengkapi persaingan empat besar setelah mencatatkan waktu 1 menit 50,792 detik.
Di Giannantonio Pecahkan Rekor Lap Lusail
Di Giannantonio mulai menunjukkan kecepatannya ketika menggunakan ban belakang kompon lunak pada pertengahan sesi.
Pembalap Italia itu terus meningkatkan performanya hingga akhirnya membukukan waktu 1 menit 50,406 detik. Catatan tersebut memecahkan rekor lap sepanjang masa di Lusail yang sebelumnya dipegang Marc Márquez dengan waktu 1 menit 50,499 detik pada musim sebelumnya.
Keunggulan Di Giannantonio atas Márquez memang tidak terlalu besar. Namun, selisih tersebut cukup untuk menempatkannya di posisi teratas dalam sesi yang menentukan sepuluh pembalap yang berhak melaju langsung ke Q2.
Hasil positif ini juga memperkuat peluang Di Giannantonio untuk kembali bersaing memperebutkan podium di Qatar.
Marc Márquez Sempat Mengalami Masalah Motor
Marc Márquez harus menghadapi kendala teknis ketika rantai pada motor utamanya terlepas saat sesi Practice masih menyisakan sekitar 27 menit.
Insiden tersebut memaksanya beralih menggunakan motor kedua. Meski demikian, masalah itu tidak membuatnya kehilangan kecepatan secara signifikan.
Márquez kembali ke lintasan dan berhasil mengamankan posisi kedua, hanya terpaut 0,142 detik dari Di Giannantonio.
Hasil tersebut menjadi kabar positif bagi pembalap Ducati Lenovo Team itu dalam upayanya mengamankan poin penting pada akhir pekan GP Qatar.
Márquez juga berhasil memastikan tempat langsung di Q2 sehingga tidak perlu melewati persaingan tambahan pada Q1.
Jorge Martín Tembus Tujuh Besar meski Cedera
Perhatian juga tertuju kepada Jorge Martín yang masih berjuang memulihkan kondisi pergelangan tangan kanannya setelah mengalami patah tulang akibat kecelakaan di Phillip Island.
Pembalap Aprilia Racing itu mampu menyelesaikan sesi Practice dan menempati posisi ketujuh dengan waktu 1 menit 51,041 detik.
Martín terpaut 0,635 detik dari Di Giannantonio. Meski belum sepenuhnya bebas dari rasa sakit, hasil tersebut menunjukkan perkembangan positif dibandingkan ketika ia mencoba kembali balapan di Malaysia.
Sebelum akhir pekan Qatar dimulai, Martín telah dinyatakan fit untuk mengikuti rangkaian balapan. Ia kemudian mampu menjalani sesi latihan dengan jumlah putaran yang cukup untuk mengumpulkan data bagi tim.
Keberhasilan menembus sepuluh besar membuat Martín langsung lolos ke Q2. Hal ini memberinya kesempatan lebih besar untuk memperjuangkan posisi start yang kompetitif tanpa harus menjalani Q1.
Namun, kondisi fisiknya masih menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan menjelang sprint race dan balapan utama.
Marco Bezzecchi dan Bagnaia Juga Kompetitif
Marco Bezzecchi menempati posisi ketiga dengan waktu 1 menit 50,666 detik. Pembalap Aprilia tersebut hanya terpaut 0,260 detik dari posisi teratas.
Bezzecchi menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan dalam persaingan di Lusail, terutama setelah mampu menjaga kecepatannya sepanjang sesi.
Sementara itu, Francesco Bagnaia menunjukkan peningkatan performa bersama Ducati Lenovo Team. Ia mengakhiri Practice di posisi keempat dengan catatan 1 menit 50,792 detik.
Hasil tersebut menjadi perkembangan yang menggembirakan bagi Bagnaia setelah melewati sejumlah akhir pekan yang kurang memuaskan.
Raul Fernandez menempati posisi kelima bersama Trackhouse Racing, disusul Enea Bastianini di posisi keenam dengan motor KTM Tech3.
Kedua pembalap tersebut berhasil mengamankan tiket langsung menuju Q2 bersama para pesaing terdepan lainnya.
Pedro Acosta Harus Berjuang dari Q1
Hasil berbeda dialami Pedro Acosta. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing tersebut hanya mampu menempati posisi ke-14 dengan waktu 1 menit 51,575 detik.
Catatan itu membuat Acosta gagal masuk sepuluh besar dan harus melewati Q1 untuk memperebutkan tiket menuju Q2.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Acosta, mengingat persaingan kualifikasi di MotoGP berlangsung sangat ketat dan setiap kesalahan dapat memengaruhi posisi start.
Dua pembalap Ducati Gresini, Fermin Aldeguer dan Franco Morbidelli, juga harus menjalani Q1 setelah masing-masing menempati posisi ke-11 dan ke-12.
Hasil Lengkap Practice MotoGP Qatar 2026
Berikut 18 pembalap berdasarkan hasil sesi Practice di Sirkuit Lusail:
- Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) – 1:50,406
- Marc Márquez (Ducati Lenovo) – 1:50,548
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – 1:50,666
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) – 1:50,792
- Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) – 1:51,014
- Enea Bastianini (KTM Tech3) – 1:51,024
- Jorge Martín (Aprilia Racing) – 1:51,041
- Johann Zarco (LCR Honda) – 1:51,301
- Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) – 1:51,318
- Brad Binder (Red Bull KTM) – 1:51,409
- Fermin Aldeguer (Gresini Ducati) – 1:51,447
- Franco Morbidelli (VR46 Ducati) – 1:51,484
- Luca Marini (Honda) – 1:51,548
- Pedro Acosta (Red Bull KTM) – 1:51,575
- Maverick Viñales (KTM Tech3) – 1:51,653
- Iker Lecuona (Gresini Ducati) – 1:51,730
- Diogo Moreira (LCR Honda) – 1:52,192
- Jake Dixon (Honda) – 1:52,393
Jadwal Lanjutan MotoGP Qatar 2026
Rangkaian MotoGP Qatar 2026 berlanjut pada Sabtu (7/11/2026) dengan sesi latihan bebas kedua, kualifikasi, dan sprint race sesuai jadwal penyelenggara.
Fabio Di Giannantonio akan berusaha mempertahankan kecepatannya, sedangkan Marc Márquez, Bezzecchi, Bagnaia, dan Martín berpeluang memberikan perlawanan.
Bagi Martín, tantangan utamanya bukan hanya kecepatan motor, tetapi juga kemampuan menjaga kondisi fisik sepanjang akhir pekan.
Sementara itu, Acosta harus memanfaatkan Q1 sebaik mungkin agar tetap memiliki peluang bersaing dari posisi start yang lebih menguntungkan.
Dengan rekor lap baru dan persaingan ketat di barisan depan, GP Qatar 2026 menjanjikan pertarungan menarik dalam perebutan posisi start dan kemenangan balapan.










