Home / Indonesiaku / Kriminal

Senin, 27 Desember 2021 21:41- WIB

Demo di Depan Mapolda Sulsel, FKR : Pecat Oknum Polisi yang Bunuh Andi Lolo

Federasi Keadilan Rakyat (FKR)

Saat berunjuk rasa di depan Mapolda Sulsel. Foto/Ist

Federasi Keadilan Rakyat (FKR) Saat berunjuk rasa di depan Mapolda Sulsel. Foto/Ist

MAKASSAR,MERATA.NET- Sejumlah orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai Federasi Keadilan Rakyat (FKR) menggelar aksi unjuk rasa di Polda Sulsel Jl. Perintis Kemerdekaan, Senin (27/12/21).

Mereka menuntut keadilan terkait kematian warga binaan Lapas Bollangi Kabupaten Gowa, Andi Lolo yang meninggal dunia karena diduga mendapatkan tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum dari pihak kepolisian.

Ketua Eksekutif Pusat Generasi Keadilan Rakyat Asrianto Irdar Jaya mengatakan almarhum Andi Lolo sebelum di jemput oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel untuk melakukan pemeriksaan atau pengembangan kasus, Almarhum Andi Lolo dalam keadaan sehat Walafiat akan tetapi pada saat meninggal almarhum mengalami beberapa luka lebam di bagian kepala, dada, tangan, dan leher.

“Maka dari itu kami, federasi keadilan rakyat menduga kuat almarhum mengalami tindakan kekerasan/penyiksaan yang mengakibatkan dirinya meninggal dunia dan jami menduga kuat terjadinya tindakan di luar prosedur yang berimplikasi terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM),” kata Asrianto.

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulsel Kumpulkan 278 Kantong Darah Lewat Aksi Donor

Dia juga secara tegas meminta dari pihak Polda Sulsel apabila kasus kematian dari almarhum Andi Lolo tidak mendapatkan kejelasan maka ia dari federasi keadilan rakyat menyatakan sikap akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dengan gelombang yang lebih besar.

“Kami akan bertumpah ruah diberbagai titik di Kota Makassar sebab sejatinya bukan keadilan itu haram hukumnya untuk kita bungkam karena suara keadilan itu adalah suara dari tuhan yang tidak bisa untuk kita diamkan,” ucapnya.

Dia menambahkan kami bersama Ibu Maryam (Istri almarhum Andi Lolo) ingin melakukan pelaporan agar oknum yang merenggut nyawa warga asal Pinrang itu segera dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga  Tim Korlantas Polri Apresiasi Pengembangan Inovasi ETLE Polda Sulsel

Olehnya itu, Federasi Keadilan Rakyat memberikan 5 tuntutan kepada pihak Polda Sulsel, berikut ini tuntutannya.

1. Pecat dan adili oknum-oknum yang melakukan kekerasan sehingga menyebabkan kematian pada almarhum Andi Lolo

2. Mendesak Komisi III DPR RI untuk segera mengatensi atas kematian narapidana di Lapas Bolangi Kabupaten Gowa

3. Tegakkan Supremasi Hukum.

4. Tuntaskan kasus
Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Sulawesi Selatan.

5. Meminta Polda Sulsel untuk segera menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan kami, sehingga tercipta negara yang mengemban kewajiban untuk menghormati, melindungi dan memenuhi Hak Asasi Manusia. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Bupati Adnan Resmikan Masjid Raudhatul Ichsan di Bontonompo Selatan

Indonesiaku

Kapal Tunda PELINDO Responsif Bantu Padamkan Kebakaran KM Umsini

Indonesiaku

Ada Pengerjaan IPAL, PDAM Makassar Setop Sementara Suplai Air di Jalan Rajawali

Indonesiaku

Kadis Perumahan Makassar: Tagihan Listrik Rusunawa Menunggak Harus Bayar di Kantor

Indonesiaku

Longsor di Cenrana Maros Dirlantas Polda Sulsel: Akses Jalan Poros Maros-Bone Berjalan Sistem Buka Tutup

Indonesiaku

Kolaborasi Yayasan Kalla dan Yayasan Jantung Indonesia Gelar Pelatihan Senam Jantung Sehat di Sinjai

Indonesiaku

Ditlantas Polda Sulsel dan Jajaran Siap
Laksanakan Perubahan Materi Ujian SIM C

Indonesiaku

Resmi, KTP Bisa Digunakan Jadi NPWP, Berikut Format Terbarunya