Home / Olahraga

Sabtu, 23 Agustus 2025 06:39- WIB

Debut Sirkuit Balaton Park Hungaria di MotoGP 2025, Sirkuit Gila !

Marc Marquez tercepat disesi FP1 MotoGP Hungaria 2025 di Sirkuit Balaton Park. FOTO/Michelin

Marc Marquez tercepat disesi FP1 MotoGP Hungaria 2025 di Sirkuit Balaton Park. FOTO/Michelin

MERATA.NET – MotoGP Hungaria 2025 resmi kembali bergulir dengan sirkuit Balaton Park menjalani debutnya diajang balap motor premium tersebut ditandai dengan sesi latihan bebas oleh 21 rider, Jumat (22/8/2025).

Sirkuit ini dibangun oleh arsitek Ferenc Gulacsi yang sebelumnya telah masuk dalam sirkuit cadangan pada kalender MotoGP musim 2024 dan baru masuk dalam kalender utama musim ini.

Sirkuit Balaton Park memiliki panjang lintasan 4 km dengan lebar 15 meter dan memiliki 17 tikungan (10 tikungan kiri dan 7 tikungan kanan).

Sejumlah pembalap pun memberikan kesannya setelah mencicipi sirkuit tersebut seperti Marc Marquez yang mengatakan bahwa dirinya sangat minim data dan referensi lintasan.

“Kami akan kembali ke jalur di Balaton, sebuah jalur di mana kami tidak memiliki titik referensi selain data dari Panigale V4S,” ujar Marc Marquez, dikutip dari keterangan resmi Ducati.

Dengan kondisi sirkuit yang belum banyak diperoleh datanya, Marc merasa tertantang untuk bisa menjadi pembalap pertama yang bisa menaklukkan sirkuit yang dibangun pada 2019 ini.

Baca Juga  PSM Tahan Imbang Bali United 2-2, Ini Kata Syamsuddin Batola

“Saya tidak menikmati FP1 karena sangat ketat. Maksud saya, semuanya berlangsung sangat cepat, seperti bermain karting. Tapi kemudian, Anda akan terbiasa. Pada akhirnya, ini adalah motor di atas sirkuit. Sirkuit yang lebih lambat, tetapi tata letaknya berbeda dan kami harus beradaptasi,” pungkasnya.

Sementara itu penunggang motor Aprilia, sang juara dunia, Jorge Martin, menggambarkan tata letak sirkut sangat “menyenangkan”.

Dari rider lainnya, Brad Binder tim KTM menyebutnya “cukup rapi” dan juga “gila”. Morbidelli dari tim VR46 tidak menaruh dendam pada sirkuit ini, dengan mengatakan, “Saya suka treknya.”

Yang menjadi sasaran kritik, dengan tingkat yang berbeda-beda, adalah tiga tikungan yang sangat sempit. “Chicane-nya sangat lambat, jadi saya butuh waktu untuk membiasakan diri,” kata Binder.

“Mereka adalah Mickey Mouse yang super. Itulah satu-satunya hal yang tidak bisa saya katakan bahwa saya sangat menikmatinya.”

Fernandez juga blak-blakan tentang satu jalur yang berliku-liku, yang tentu saja tidak terlihat bagus di televisi. Terlepas dari kurangnya daya tarik secara umum, ia juga melihat hal tersebut sebagai titik masalah potensial.

Baca Juga  Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor 1 Dunia, Akhiri Penantian 26 Tahun Indonesia

“Kami memiliki dua chicane yang tidak terlalu bagus untuk motor MotoGP,” tandas pria yang memperkuat Trackhouse Aprilia ini.

“Mereka sangat lambat. Jika Anda sendirian, saya pikir itu tidak terlalu buruk. Tapi saat tiba di sana dengan 20 motor di sekitar Anda, akan sangat sulit untuk mengaturnya. Terutama karena jika Anda terjatuh di (bagian) pertama, saya rasa Anda tidak memiliki cukup ruang untuk menghentikan motor.

“Saya pikir jika Anda terjatuh, motor akan sampai ke chicane kedua. Saya pikir sirkuit ini aman, tapi di dua titik ini, saya pikir mereka harus mencari solusi untuk masa depan. Karena dua chicane ini, menurut saya, bukan yang terbaik untuk lintasan, dan juga (bukan) untuk balapan.” (*)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Atlet Sulsel Peraih Emas di PON Papua Tagih Janji Bonus dari Pemprov

Olahraga

Dunia Harapan School Cup II 2023 Dibanjiri Peserta, Pertandingkan 11 Cabang Olahraga dan Seni

Olahraga

Benjamin Sesko Resmi Berseragam Man United

Internasional

Carrick Masih Bertugas Saat MU Jamu Arsenal

Olahraga

Hari Terakhir Pramusim MotoGP Mandalika, Pol Espargaro Rajanya

Olahraga

Wali Kota Cup 2024 Makassar Berakhir, Ditutup Laga Eksebisi Pemkot FC vs Pemprov FC

Komunitas

Penggiat Antikorupsi Ramaikan Bursa Calon Ketua Perbasi Sulsel

Olahraga

Bintang Sepak Bola Australia, Gemma Simon dan Joshua Kennedy Gelar Coaching Clinic di Indonesia