Home / Pemerintahan

Rabu, 12 Januari 2022 12:16- WIB

Dari Monopoli Hingga Ilegal, Pemkot Makassar Segera Tata Papan Reklame

Ilustrasi papan reklame di Jl Hertasning, Makassar. Foto/Gun

Ilustrasi papan reklame di Jl Hertasning, Makassar. Foto/Gun

MAKASSAR, MERATA.NET – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera menata papan reklame yang ada. Langkah itu menjadi program prioritas demi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menegakan selama penataan, akan banyak reklame yang dibongkar. Utamanya yang tidak memenuhi ketentuan, ilegal atau tidak memiliki izin.

“Itu revolusi pendapatan. Saya benahi semua sistem, jadi saya akan potong semua reklame satu kota ini,” ujarnya, Selasa (11/06/2022).

Baca Juga  Narasumber Di Hadapan Seluruh Wali Kota Dunia, Danny Bahas Sombere and Smart City

Ia berharap penataan papan reklame menghadirkan Makassar yang elok di pandan oleh masyakarat. Lebih rapi dan memiliki wajah baru.

“Tidak ada lagi monopoli reklame, semua (yang ada di jalan) karena kita mau tata sendiri jaraknya, teratur, tidak bertumpuk,” tambah Danny.

Baca Juga  Wali Kota Danny Imbau OPD dan Warga Makassar Siaga Banjir

Kebijakan lainnya, bakal dipasangi kamera pengintai atau CCTV di sejumlah tempat usaha seperti restoran, rumah makan dan kafe.

Danny menduga ada banyak kebocoran di kedua sektor tersebut. Dugaannya, oknum yang bermain untuk mengambil keuntungan.

“Tidak maksimal kalau tidak dipantau CCTV dan kebocoran terlalu besar,” tandas Danny. (Gun)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bahtiar Baharuddin Lantik Pj Bupati Jeneponto dan Sidrap

Komunitas

Miliki Potensi Besar, Ketum IMO Dukung Ninik Rahayu Masuk Kabinet Pemerintahan Baru

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Makassar Resmikan Pameran Arsip Kota Makassar

Pemerintahan

Pemprov Sulsel dan Kesbangpol se-Indonesia Buka Puasa Bersama dengan Eks Napi Teroris

Pemerintahan

Pj Sekda Hadiri Rakor Pencegahan Penurunan Stunting Kemenko Bidang PMK RI

Pemerintahan

Maudu Lompoa Ri Paropo Resmi Dibuka, Lurah Paropo: Lestarikan Tradisi Agama dan Budaya Lokal di Makassar

Pemerintahan

4.000 Tenaga Kontrak Lama Dipertahankan, Danny: Sopirku Saja Tidak Lulus

Pemerintahan

Beni Iskandar Antar PDAM Makassar Sabet Best BUMD 2022