Home / Pemerintahan

Minggu, 6 Maret 2022 19:24- WIB

4.000 Tenaga Kontrak Lama Dipertahankan, Danny: Sopirku Saja Tidak Lulus

Makassar, Merata.Net – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memastikan pengumuman hasil seleksi Laskar Pelayanan Publik Integritas (Laskar Pelangi) adalah fair tidak dibuat-buat.

Danny mengatakan, 12 ribu laskar pelangi yang lolos berdasarkan nilai hasil tes . Ada tiga tes yang dilalui. Yakni, tes kepribadian, tes pengetahuan umum dan wawancara.

“Biasa kan orang kalau tidak terpilih marah. Ini kan komputer, saya saja supirku di Jakarta tidak lulus, anggotaku yang sudah tujuh tahun tidak lulus. Itu kan artinya fair,” ujar Danny, Minggu, (6/3/2022)

“Kalau mereka marah saya lebih marah, karena saya penguasa. Kalau tidak murni ini pengumuman masa dia (anggotaku) tidak lulus,” tambah Danny.

Terkait tenaga kebersihan, penggali kubur, supir pemadam kebakaran Danny mengatakan, jangan di cut. Mereka hanya di tes untuk mengupdate saja.

Baca Juga  Pemilu Berjalan Damai, Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel Silaturahmi Bersama Apdesi

“Kemarin pemadam kebakaran datang mengeluh, karena tidak ada yang lulus supirnya, bagaimana kalau ada kebakaran. Kemarin di TPA mogok kerja Karena tidak lulus. Saya bilang kasi masuk, saya tanggung jawab, nanti saya akan kasi baik,” kata Danny.

Danny mengatakan, alasan dirinya melakukan seleksi laskar pelangi karena ingin menertibkan tenaga kontrak, makanya di tes untuk diregistrasi.

“Kan 12 ribu total honorer, 4.000 operasional harian 24 jam, itu tidak boleh diganggu. Yang kita butuh 12 ribu administrasi, ini saya akan tertibkan, khusus yang sekarang kita perpanjang sampai Maret,” jelas Danny.

Laskar Pelangi yang lolos, lanjut Danny bakal kembali di uji dengan mencari orang yang belum vaksik untuk divaksin. Mereka yang tak penuhi tugas tersebut maka akan di cut.

Baca Juga  Sekda Sulsel Lantik UPK BPPD Sulsel Periode 2021-2025 di Saksikan Sandiaga Uno

“Yang lulus kita uji Maret ini, termasuk tugas-tugas kenegaraan kita vaksinasi kita akan tuntaskan. Kan ini sudah jalan, jadi dia tidak boleh dikasi SK kalau tidak selesaiakan tugas vaksin,” katanya.

Sebanyak 4 ribu tenaka kontrak lama yang akan dipertahankan, seperti tenaga kebersihan, penggali kubur dan supir pemadam kebakaran.

“Kebutuhan kita hanya 7.000 lebih, karena 4.000 itu sudah tidak bisa diganti. Pagi-pagi penggali kubur penuh di sini, saya bilang kerja saja tanggung jawabku karena masuk operasional, semua SK harus SK SKPD. Saya akan tanggung jawab,” kuncinya. (Jan)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Fatmawati Rusdi Tegaskan Semua Anak Makassar Harus Sekolah

Pemerintahan

Di Sidrap, Gubernur Sulsel Resmikan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibrahim

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Kerjakan Jalan pada Ruas Tanabatue-Sanrego-Palattae di Bone

Pemerintahan

Satukan Semangat Dukungan Warga Makassar Untuk Timnas Indonesia, Wali Kota Danny Gelar 4 Titik Nobar

Pemerintahan

Wali Kota Appi Hadiri World Cities Summit Mayors Forum 2025 di Vienna

Pemerintahan

Tugas Perdana, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Pamit dan Salim ke Suami

Pemerintahan

Jokowi Panggil Mendadak Pj Gubernur Bahtiar Besok, Bahas Pengembangan Megapolitan di Sulsel

Pemerintahan

Presiden Jokowi Resmikan Jalur Kereta Api Makassar-Parepare