Home / Bisnis / Ekonomi

Jumat, 10 Desember 2021 21:05- WIB

BI Sulsel Siapkan Uang Tunai Rp3,17 Triliun Jelang Nataru

MAKASSAR, MERATA.NET – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai melakukan antisipasi kebutuhan masyarakat yang mengalami peningkatan saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Pihaknya pun telah menyiapkan uang tunai Rp3,17 Triliun.

Kepala Kanwil BI Sulsel, Causa Iman Karana, mengungkapkan bahwa pihaknya memperkirakan arus keluar tunai (outflow) pada periode Nataru tahun 2021 sebesar Rp3,17 Triliun. Itu meningkat sebesar 6,02% (yoy) dibandingkan periode sebelumnya tahun 2020 sebesar Rp2,99 Triliun.

“Besarnya penyediaan uang tunai tersebut didasari pertimbangan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin meningkat seiring dengan penurunan level PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di berbagai daerah,” ungkap Causa, Jumat (10/12/2021).

BI Sulsel sejauh ini telah bekerjasama dengan perbankan dalam memaksimalkan pendistribusian uang di berbagai wilayah. Termasuk, kata dia, melalui kas titipan agar perbankan Sulsel memiliki kecukupan persediaan uang secara jumlah dan pecahan.

Baca Juga  IONIQ 5 N, Mobil Listrik High-Performance Produksi Lokal Pertama di Indonesia Resmi Meluncur di GIIAS 2024

Dalam pelaksanaannya, BI Sulsel mewajibkan bank dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR). Tujuannya, menjaga ketersediaan uang dengan kualitas baik dan optimal termasuk pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Perbankan juga wajib menyediakan layanan penukaran uang kepada masyarakat di loket perbankan sehingga masyarakat dapat memperoleh pecahan uang sesuai dengan kebutuhan. Serta Bank juga harus memastikan seluruh kegiatan pengolahan uang sesuai dengan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

“Kepada masyarakat yang akan melakukan penukaran uang, BI Sulsel mengimbau agar penukaran dapat dilakukan secara kolektif, guna tetap menjaga physical distancing. Kepada bank yang menyediakan loket penukaran, agar dipastikan seluruh proses penukaran sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19,” jelas Causa.

Baca Juga  Pelindo Gelar Edukasi Pengelolaan Keuangan dan Pengenalan Dana Pensiun di Makassar

Causa menyampaikan bahwa BI berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan uang tunai secara cukup. Juga terus mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara non-tunai baik melalui digital banking, uang elektronik, maupun pemakaian Quick Response Indonesia Standard (QRIS).

“Perkembangan infrastruktur digital yang semakin berkembang diimbangi dengan kerangka aturan yang memadai telah mendukung terciptanya transaksi pembayaran non tunai dengan cepat, murah, mudah, aman, dan handal (cemumuah) sehingga mengarah pada terwujudnya less cash society,” tandas Causa. (Gun)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Kallafriends Gandeng Browcyl, Hadirkan Promo Diskon Hingga 20 Persen

Bisnis

Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Lonjakan Trafik Libur Natal dan Tahun Baru 2024

Bisnis

LEPAS Perkuat Ekspansi Global Jelang International Business Summit 2026

Bisnis

Keren! GoFood Luncurkan Inovasi Menu Hemat,
Pesan Makanan Lebih Ekonomis dan Praktis

Bisnis

OJK Catat Penyaluran Kredit di Sulsel Terbanyak untuk Sektor Perdagangan di Oktober

Bisnis

MotoGP 2024 Hadir Lagi di Mandalika, XL Axiata Siapkan Puluhan BTS 4G

Bisnis

PHRI Sulsel Kembali Gelar Seminar Bisnis, Kali Ini hadirkan Lika Satvarini

Bisnis

Kepuasan Terhadap Paylater Makin Tinggi, Transaksi Offline Tumbuh 169% selama 2023