Home / Indonesiaku / Komunitas

Rabu, 8 November 2023 13:33- WIB

AJI Makassar Soroti Timsel yang Tak Transparansi dalam Proses Seleksi Calon KPID

Ilustrasi penyeleksian.

Ilustrasi penyeleksian.

MAKASSAR, Merata.Net – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Makassar menyoroti proses seleksi calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Selatan Periode 2023 – 2026 yang digelar pada Selasa 7 November 2023.

Pasalnya, tim seleksi terkesan tidak transparansi kepada publik dalam sistem seleksi itu. Sehingga, hal itu menimbulkan polemik sebab terlihat ada ‘keistimewaan’ kepada empat orang petahana. Alasannya mereka ini dipastikan tidak melalui proses uji kompetensi lagi seperti ujian tertulis atau CAT (Computer Assisted Test) dan psikotes. Jadi, calon petahana tersebut langsung mengikuti uji kelayakan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan.

Seperti yang tertuang dalam Peraturan KPI Nomor 01/P/KPI/07/2014 tentang Kelembagaan Komisi Penyiaran Indonesia. Di mana dalam Pasal 22 ayat 8 calon petahana yang lolos administrasi tidak melalui uji kompetensi, tetapi langsung mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPRD.

Baca Juga  Selamat! Andi Gilang Asal Bulukumba Juara Asia Super Sport 600 ARRC 2022

“Seharusnya dari awal timsel buka ke publik, jika regulasi itu akan diterapkan bagi calon petahana,” kata Ketua AJI Makassar, Didit Hariyadi, Rabu,8 November 2023.

Menurutnya, jika dari awal timsel tidak transparansi dalam perekrutan calon komisioner maka diyakini hasilnya pasti tidak sesuai apa yang diinginkan. Sebelumnya, para timsel ini mengaku 64 orang yang lolos seleksi administrasi bakal mengikuti tes tahap selanjutnya yakni CAT, psikotes, dan pendalaman visi misi. Tetapi, kenyataannya, ada empat orang yang tidak melalui itu.

Baca Juga  Poltekpar Makassar Ajak Media Mengenal Table Manner

“Timsel ini melakukan pembohongan publik karena tidak sesuai dengan yang dikatakan,” ucap Didit.

Sekretaris AJI Makassar, Ardiansyah menambahkan pada seleksi calon komisioner periode lalu, semua petahana tetap mengikuti seluruh tahapan. Sehingga, ia pun mempertanyakan alasan timsel periode 2023-2026 menerapkan PKPI Nomor 01/P/KPI/07/2014 ini.

“Pasti ada alasan timsel menggunakan PKPI nomor 1 ini,” tegas Ardi. “Nah harusnya itu dibuka ke publik, dijelaskan. Bagaimana bisa berjalan secara profesional dan terbuka?, kalau timsel saja tidak komitmen dan konsisten,” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Komunitas

Komaruddin Simanjuntak Akan Lantik Harpen Reza Ali Sebagai Ketua Pertina Sulsel

Komunitas

Fadel Hidupkan Sekretariat KNPI Sulsel, Siap Jadi Wadah Ide dan Aksi Pemuda

Indonesiaku

Sigapnya Tim SAR Brimob Polda Sulsel Evekuasi Warga Terdampak Banjir di Makassar

Indonesiaku

Solusi Sampah Plastik Australia-Indonesia Berada di Jalur yang Tepat untuk Mengatasi Perubahan Iklim

Bisnis

Gelar Riding Test, Astra Motor Sulawesi Selatan Intens Dekatkan New Honda Stylo 160 kepada Masyarakat Kendari

Indonesiaku

Dukung Pendidikan dan Lingkungan di Indonesia, OCBC Melalui Program SPARTA Bangun Sekolah dengan Eco-Brick dari Sampah Plastik

Indonesiaku

Supir Ambulans Pengantar Jenazah Meninggal Usai Alami Kecelakaan di Lutim

Komunitas

Komitmen di Esports, H3RO Melalui Brand Tri Cetak Talenta Muda Indonesia