Home / Pemerintahan

Jumat, 29 Juli 2022 20:05- WIB

Waspada PMK, Wawali Fatma Minta Satgas Tingkatkan Edukasi

Makassar, Merata.Net – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang sejumlah hewan ternak yang ada di Kota Makassar. Hal tersebut mulai teridentifikasi sejak perayaan Iduladha 1443 Hijriah lalu.

Melihat fenomena itu Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar bersama gabungan tim TNI/Polri dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) rutin melakukan pemantauan dan melakukan vaksinasi pada hewan sebagai upaya meminimalkan penyebaran virus.

Di ruang rapat lantai dua Kantor Balai Kota Makassar, Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Fatmawati Rusdi, memimpin rapat pemantapan perkembangan kasus wabah PMK.

Fatma meminta agar satgas lebih memaksimalkan edukasi dan sosialisasi pada peternak agar dapat menjadi perhatian untuk menjaga kesehatan hewan ternak.

Baca Juga  Sebanyak 49.209 KK Warga Makassar Telah Nikmati Iuran Sampah Gratis

“Kasus wabah PMK hari ini cukup mengejutkan. Saya meminta satgas lebih aktif edukasi ke peternak berikan pemahaman akan dampak yang terjadi jika hewan ternak tidak di tangani dengan baik,” tegas Fatma, Kamis (28/7/2022).

Saat ini hewan yang teridentifikasi positif PMK sebanyak 95 ekor dari 121 ekor hewan ternak dan telah ada yang dipotong paksa, dipotong bersyarat, dan yang mati sebanyak 4 ekor.

Ketua PDHI Sulselbar, Agung Wahyuda, mengatakan wabah PMK pada hewan tidak menular pada manusia, tetapi bisa menular pada hewan lainnya.

“Tidak akan menular pada manusia, tapi untuk hewan lainnya seperti sapi, kerbau, kambing bisa dengan mudah tertular. Gejalanya bisa dilihat pada mulut hewan ketika muncul bintik ataupun liur yang berlebihan,” jelasnya.

Baca Juga  Danny Raih Penghargaan Khusus Kepala Daerah Peduli Penyiaran

Sementara, untuk kondisi di Makassar sendiri, Kepala DP2 Makassar, Evi Aprilyati, mengatakan masih dapat terkendali berkat adanya pemantauan rutin bersama anggota satgas lainnya.

“Alhamdulillah tim turun setiap hari memantau dan memeriksa kesehatan hewan. Memberikan vitamin dan juga vaksinasi. Jika ada hewan yang ditemukan positif PMK langsung dikomunikasikan dengan peternak agar tidak ada korban hewan lainnya,” ungkap Evy.

Olehnya itu, para peternak diimbau agar dapat melaporkan hewan ternaknya jika mendapati gejala yang mirip PMK sehingga dapat segera ditangani dan satgas akan langsung menuju lokasi untuk melakukan tindakan. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wakapolri Puji Program Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Pj Gubernur Sulsel

Pemerintahan

Pemerintah Umumkan Siswa Sekolah Libur Ramadan 26 Maret-8 April 2025

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Dikawal 5 Gubernur Cilik Berkegiatan di Claro Makassar

Pemerintahan

Andi Irwan Aras Pimpin Komisi V DPR RI Kuker ke Bendungan Pamukkulu Takalar

Pemerintahan

Danny Pomanto Resmi Teken Perjanjian Kerjasama PSEL Makassar, Akhir Tahun Ground Breaking

Pemerintahan

Bunda PAUD Kota Makassar Resmikan TK PAUD Baitul Qalbi Islamic School

Pemerintahan

Tinjau Longwis Hamburg, Wawali Fatma Puji Kualitas Produk UKM

Pemerintahan

Jumlah Kuota BPJS Gratis akan Dikembalikan, Gubernur Sulsel: Minta Maaf dan Data Akan Dibenahi Bersama