Home / Pemerintahan

Sabtu, 11 Oktober 2025 12:13- WIB

Wali Kota Munafri Resmi Tutup Retret Lurah se-Kota Makassar 2025

GOWA, Merata.Net – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menutup kegiatan Retret Lurah se-Kota Makassar yang digelar di Malino, Kabupaten Gowa, Sabtu malam (11/10/2025).

Malam penutupan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Andi Zulkifli Nanda, para staf ahli, asisten, kepala SKPD, serta camat se-Kota Makassar.

Retret yang diikuti 153 lurah ini berlangsung selama tiga hari di Malino, 10–12 Oktober 2025, dengan agenda pendalaman materi, penguatan kapasitas kepemimpinan, kerja sama tim, hingga kunjungan studi lapangan.

Rangkaian ini merupakan bagian dari program transformasi kapasitas lurah yang sebelumnya telah diawali dengan pembukaan di Balai Kota, studi lapangan layanan publik, hingga Bimtek bersama LAN RI.

Pada arahannya, Munafri menegaskan bahwa lurah memegang peranan penting sebagai ujung tombak suksenya program pemerintahan di tingkat masyarakat. Ia menyebut lurah sebagai garda terdepan yang langsung berhadapan dengan warga.

“Pemkot Makassar punya tujuh program unggulan jadi, tolong diperhatikan betul, ditambah pengelolaan sampah, pertanian lahan sempit, hingga kebersihan, muaranya ada di kelurahan,” tegas Munafri.

Baca Juga  Pemkot Makassar Bakal Pasang Panel Surya di 500 Gedung

Olehnya, Munafri menekankan soal tanggung jawab lurah mengontrol kebersihan di wilayahnya. Termasuk, ia meminta lurah memperhatikan kebersihan seluruh saluran tersumbat yang kadang jadi penyebab terjadinya genangan air tinggi saat musim hujan.

“Jangan ada lagi sebutan Makassar kota jorok. Maksimalkan kebersihan yang ada di wilayah masing-masing. Yang menjadi mandat untuk seluruh lurah adalah menyampaikan kepada masyarakat untuk memisahkan sampah organik dan non-organik, termasuk UMKM. Modalnya cuman dua ember,” ujarnya.

Tidak sampai disitu, meksi sudah berjalan di sejumlah kecamatan, Munafri kembali menyampaikan langsung dihadapan seluruh lurah soal program pengelolaan sampah berorientasi ekonomi sirkular kepada seluruh lurah.

“Saya mau di RT/RW itu proses pengelolaan sampahnya terintegrasi dengan baik. Harus ada teba, biopori, maggot, sama eco-enzyme,” pungkasnya.

Selanjutnya, Munafri menginstruksikan lurah mengontrol aktivitas seluruh UMKM kuliner di kelurahan agar tidak lagi berjualan diatas got atau saluran, serta mengantongi sertifikat laik higienis dan sanitasi (SLHS).

“Saya yakin Bapak Ibu Lurah punya kemampuan untuk mengkomunikasikan ini dengan mereka. Bagaimana kita mau lihat dagangan itu bisa laku dengan baik kalau posisinya sudah jelek,” tegasnya.

Baca Juga  GATF 2024, Pjs Wali Kota Makassar Terima Kunjungan GM Garuda Indonesia

Lebih jauh, Munafri meminta para lurah kreatif dan menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat, membangun komunikasi yang solutif dengan masyarakat, serta memastikan kondisi kamtibmas tetap terkendali.

“Menjaga ketertiban lingkungan masyarakat ini penting. Saya tidak mau lihat ada kejadian-kejadian yang ada di wilayah kalian, yang Bapak dan Ibu terlambat tahu daripada kami,” tekan Munafri.

Untuk mendorong kinerja seluruh lurah, Munafri mengumumkan bahwa mulai tahun ini Pemkot Makassar akan mengadakan Lurah Award, sebagai bentuk apresiasi bagi lurah berprestasi dan pengingat bagi lurah yang tidak menunjukkan kinerja optimal.

“Akan ada lurah terbaik dan lurah terburuk. Jangan sampai ada yang masuk kategori terburuk. Ukurannya sederhana: pelayanan, inovasi, dan dampak kepada masyarakat,” jelasnya.

Menutup arahannya, Munafri meminta seluruh lurah untuk menjaga amanah dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. (**)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dinas Pertanahan Usulkan 83 Aset untuk Disertifikatkan, 50% Sudah Masuk

Pemerintahan

Wali Kota Munafri Sampaikan Pesan Ke Ratusan Wusudawan Angkatan Pertama UC Makassar

Pemerintahan

Danny Pomanto Apresiasi Kegiatan Pembelajaran Operasi SAR: Basarnas Garda Terdepan Tanggap Bencana

Pemerintahan

Pemkot Salatiga Pelajari Pola Komunikasi Pemkot Makassar dengan Media

Pemerintahan

Gubernur Sulsel: Lahan Kontrak Karya PT Vale Wajib Menjadi Milik Pemprov

Pemerintahan

Reses Kedua, Nunung Dasniar Minta Pemkot Makassar Perhatikan Wilayah Rawan Banjir

Pemerintahan

Wali Kota Makassar Segera Tunjuk Plt Kasatpol PP, Biarkan Aparat Bekerja

Pemerintahan

Pj Gubernur Sulsel Minta TPID Stabilkan Harga Sejumlah Komoditi di Malili