Home / Indonesiaku

Kamis, 20 Januari 2022 19:47- WIB

Unjuk Rasa Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM), Selamatkan Demokrasi Indonesia

MAKASSAR, MERATA.NET- Meskipun diguyur hujan, sejumlah mahasiswa yang merupakan kader Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) tetap melakukan aksi unjuk rasa di pertigaan Jl AP Pettarani- Hertasning. Kamis, (20/01/2022)

Mereka berorasi secara bergantian dengan membawa beberapa petaka aksi yang menuntut terkait sempitnya ruang berekspresi di negara demokrasi.

Menurutnya, belakangan ini indeks demokrasi negara Indonesia menurun. Terbukti dengan kian banyaknya kasus pembungkaman terhadap orang-orang yang melakukan kritikan terhadap pemerintah.

Banggulung selaku jenderal lapangan aksi mengatakan bahwa, akhir akhir ini fenomena yang terjadi di negara kesatuan Indonesia marak terjadi seperti pembubaran dan penangkapan sewenang-wenang terhadap peserta aksi demonstrasi.

Baca Juga  Presiden Jokowi Serahkan Bonus Bagi Atlet Peraih Medali SEA Games Ke-31 Vietnam

“Penanganan kasus kekerasan seksual yang tidak berpihak pada korban, situasi papua yang tak kunjung selesai Ditambah lagi dengan situasi pandemi yang selalu melahirkan mutasi-mutasi mutakhir sehingga nyawa kita selalu terancam setiap hari,” Ujarnya melalui pengeras suara.

Selain itu, pemerintah malah tampil menunjukkan kuasanya dengan mengkriminaliasai bebrapa Aktivis atas pendapat yang ditujukan untuk menyeimbangkan diskursus Negara.

Hal-hal yang sedang dialami mereka tidak menutup kemungkinan akan terjadi pada kita. Kriminalisasi tersebut adalah bentuk nyata dari makin sempitnya ruang berekspresi untuk menyampaikan kritik atau gagasan atas kebijakan serta kinerja pejabat pemerintahan. Apalagi ditambah dengan ancaman yang ada makin membuat situasinya demokrasi kita terpuruk.

Baca Juga  Indra Kenz Minta Maaf Binary Option Binomo Ilegal di Indonesia

“Pada situasi seperti ini, kita Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) merasa perlu terlibat didalam perbaikan Demokrasi guna mengingatkan pada Negara bahwa kebebasan warga negara adalah bagian inti dari Demokrasi yang sudah semestinya dijamin”. Tegas Banggulung dalam orasinya

Aksi tersebut berlangsung selama dua jam lebih yang mengakibatkan arus lalu lintas macet. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Yayasan Hadji Kalla Gelar Sosialisasi Dan Simulasi Tanggap Bencana Pemukiman Padat Kota Makassar

Indonesiaku

Penyaluran BLT DD di Desa Padang Kalua Kabupaten Luwu, Sejumlah Penerima Manfaat Diganti

Indonesiaku

DPP GNPK Sulsel Protes Anggota DPR Soal Jaksa Hingga Hakim Tidak Bisa di-OTT

Indonesiaku

Pantau Vaksinasi Covid-19, Kapolres Palopo Ingatkan Warga Vaksin Itu Aman

Indonesiaku

Ditlantas Polda Sulsel Gelar Pelatihan Pengawalan Capres-Cawapres Pemilu 2024

Indonesiaku

Tambang Ilegal di DAS Jeneberang : Selain Ancaman Bencana Ekologis ada Kejahatan Tindak Pidana Dibaliknya

Indonesiaku

Tolak Ditertibkan Perseroda, Warga Latanete Plaza Memohon ke Gubernur Sulsel

Indonesiaku

Kalla Translog Gelar Kegiatan CSR Mengajar & Berbagi di Desa Babangen, Kabupaten Bantaeng