Home / Politik

Minggu, 19 Juli 2026 08:57- WIB

Terpilih Aklamasi, IAS Ketua Golkar Sulsel

MAKASSAR, Merata.NetIlham Arief Sirajuddin (IAS) resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI di Claro Hotel Makassar, Sabtu (18/07/2026).

Ilham Arief Sirajuddin terpilih aklamasi usai menjadi calon tunggal yang memenuhi syarat. Perwakilan DPP Golkar, Mustafa Raja membacakan keputusan sidang yang menetapkan IAS sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel terpilih.

“Menetapkan Ilham Arief Sirajuddin sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih sekaligus ketua formatur untuk menyusun kepengurusan,” ujar Mustafa Raja membacakan konsideran penetapan.

Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulsel Dibuka langsung oleh Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Ia menekankan konsolidasi adalah kunci utama mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulsel.

Baca Juga  Sambungkan Senyuman, Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H, Area Pamasuka 71 hewan Kurban Disalurkan

“Musda itu adalah forum pengambilan keputusan tertinggi pada tingkat daerah. Musda akan melahirkan tiga keputusan besar, yaitu evaluasi kepengurusan, menyusun program kerja dan rekomendasi, serta memilih Ketua DPD Partai Golkar,” ujarnya dihadapan peserta Musda.

Oleh karena itu, ia meminta agar kepengurusan yang baru nantinya terbentuk segera bergerak menuntaskan Musyawarah Cabang (Muscab) di DPD II kabupaten kota serta meneruskan konsolidasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa.

“Saya meminta nanti setelah Musda selesai, dilaksanakan Muscab kabupaten kota. Selanjutnya di tingkat kecamatan dan desa. Karena, kekuatan partai kita itu ada di sana. Kalau berbicara Partai Golkar di wilayah timur, simpulnya itu di Sulawesi Selatan. Kejayaan Partai Golkar di wilayah timur selalu Sulawesi Selatan menjadi contoh,” lanjutnya.

Baca Juga  Sempat Dipandang Sebelah Mata, Aris Muflih Berhasil Meraih Kursi DPRD Kabupaten Gowa di Pileg 2024

Ia melanjutkan, pemberian diskresi kepada IAS meski pernah keluar dari partai tersebut dan kembali lagi, dalam aturan kepartaian sangat memungkinkan karena diatur dalam AD/ART serta ada hak Ketum yang melekat termasuk menilai kesungguhan Ilham mengembalikan kejayaan Partai Golkar.

“Kepergiannya dahulu merupakan dinamika politik yang lumrah. Begitu mau kembali, ada aturan yang memungkinkan untuk bisa. Aturan itu disebut dengan diskresi, dan itu dibenarkan dalam Anggaran Dasar yang namanya hak prerogatif ketua umum. Jadi, Pak Aco (pindah) pergi, mungkin liat-liat dulu, waktu itu mungkin mencari udara segar, ya tidak apa-apa,” pungkasnya. (**)

Share :

Baca Juga

Politik

Ingin Jadi Pendamping NH di Pilgub, Ini Kriterianya

Politik

Satu Dekade di Jalan Restorasi, NasDem Konsisten Berjuang Bersama Rakyat dan Jokowi

Politik

Gabung Golkar Kang Emil Siap Perjuangkan Airlangga Calon Presiden

Politik

Silaturahmi ke Puang Makka, Seto Mappatabe Maju di Pilkada Makassar

Politik

Partai Gelora Takalar Meminta Syamsari Kitta Kembali Jadi Calon Bupati Takalar

Politik

Iwan Garuda: Posisi Sehati Sudah Mendekati Mulia

Politik

Menang Telak di Tiga Survei, Aliyah Mustika Imbau Tim Jangan Lengah dan Tetap Perkuat Komunikasi

Politik

Andi Seto dan Rezki Mulfiati Jumpa Warga Kapasa Tamalanrea