Home / Pemerintahan

Rabu, 18 Juni 2025 07:51- WIB

Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Tetap Milik Provinsi Aceh

JAKARTA, Merata.Net – Presiden Prabowo Subianto menetapkan bahwa empat pulau yang selama ini menjadi pembahasan antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara secara resmi menjadi bagian dari wilayah Provinsi Aceh.

Keputusan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin rapat melalui video conference terkait penandatanganan kesepakatan bersama kedua gubernur pada Selasa, (17/6/2025)

Empat pulau yang dimaksud adalah Pulau Mangkir Gadang, Pulau Mangkir Ketek, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang. Penandatanganan “Kesepakatan Bersama Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara Mengenai Penyelesaian Permasalahan Pulau Mangkir Gadang, Pulau Mangkir Ketek, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang” dilakukan oleh Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam rapat resmi di Wisma Negara, Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga  Dialog AASCTF, Danny Jadi Keynote Speaker Paparkan Konsep Makassar Kota Inklusif

Dalam sesi video conference tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melaporkan bahwa keputusan Presiden ini didasarkan pada temuan dokumen lama Keputusan Menteri Dalam Negeri yang menegaskan keempat pulau tersebut berada dalam wilayah Aceh.

“Jadi kami telah membicarakan soal 4 pulau dan alhamdulillah tadi berdasarkan temuan baru dari Pak Mendagri, kita ketemu dokumen lama Keputusan Mendagri tentang kesepakatan dua gubernur yang pada waktu itu ditandatangani oleh Raja Inal Siregar, Gubernur Sumatra Utara, yang menyepakati bahwa empat pulau itu masuk ke dalam wilayah Aceh, Pak,” terang Dasco.

Presiden Prabowo pun menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Saya kira prinsip bahwa kita satu, karena NKRI saya kira itu selalu jadi pegangan kita, tapi Alhamdulillah kalau memang dengan cepat sudah ada pemahaman bersama penyelesaian saya kira baik sekali,” ucap Presiden Prabowo.

Baca Juga  Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Makassar Gelar Orientasi Kesehatan

Kepala Negara juga meminta agar penjelasan kepada publik dilakukan secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi. “Suasana kita sangat bagus, jadi kita sangat perlu suatu penerangan terhadap rakyat. Kondisi kita baik, kondisi ekonomi kita baik, pertumbuhan kita baik, produksi pertanian kita baik. Saya lihat kemajuan di semua bidang, jadi kita semua perlu untuk terus menjaga kondisi ini,” tutur Presiden Prabowo.

Melalui keputusan ini menandai babak baru penyelesaian administratif wilayah yang sempat menjadi pembahasan antarprovinsi, sekaligus mencerminkan komitmen Presiden Prabowo untuk menyelesaikan persoalan secara damai dan berdasarkan bukti hukum yang sah. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Danny Pantau Efek Pasang Sungai Biring Jene

Pemerintahan

Dari Siswa Kecil ke Kursi Wali Kota, Munafri Pulang ke Sekolah Masa Kecilnya

Pemerintahan

PJ Sekda Kota Makassar Terima Kunjungan Pemerintah Jepang Bahas Kerjasama Program Masyarakat Zero Carbon 

Pemerintahan

Ruang Terbuka Hijau Kota Makassar Bertambah, Ini Penjelasan Kepala DLH

Olahraga

Taufan Pawe Teken MoU PSM Makassar Bermarkas di Stadion GBH Selama 5 Tahun

Pemerintahan

Munafri Serukan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Pemerintahan

Indira Yusuf Ismail Ajak Warga Lae-Lae Kompak Tata Wilayahnya untuk Jadi Pulau Mandiri

Indonesiaku

Resmi, Kuota Jamaah Haji Indonesia Tahun 2023 Sejumlah 221 Ribu