Home / Pemerintahan

Kamis, 16 Mei 2024 10:55- WIB

Pj Gubernur Sulsel dan Pangdiv 3 Kostrad Lepas 10 Truk Bantuan untuk Korban Banjir di Luwu

MAKASSAR, Merata.Net – Bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Luwu terus berdatangan.

Kali ini berasal dari Divisi 3 Kostrad, yang dilepas secara resmi oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin bersama Panglima Divisi 3 Kostrad Mayjen TNI Bangun Nawoko, di Jalan Sungai Tangka Makassar, Kamis, (16/5/2024).

Bantuan yang berasal dari personil Kostrad dan para dermawan tersebut terdiri dari sembako, obat-obatan, serta kebutuhan untuk anak-anak dan perempuan.

Selain bantuan berupa barang, juga dikirim 1 SSK yang terdiri dari 56 personil untuk membantu melakukan pembersihan hingga pembukaan jalur. Juga akan kendaraan ATV, untuk menjangkau titik yang sulit diakses.

“Kami turut prihatin dan berempati terhadap apa yang menimpa masyarakat kita, khususnya di Luwu. Bantuan ini kami titip hanya untuk Luwu, dan rupanya di wilayah terdampak ada personil kami,” kata Mayjen Bangun.

Baca Juga  Danny Inginkan Event Olahraga Internasional Bisa Kembali Digelar di Makassar Tahun Depan

Sementara, Pj Gubernur Bahtiar, mengatakan, Kostrad di Sulsel menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan di Sulsel, termasuk saat mendapatkan cobaan.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Sulsel, ia menyampaikan terima kasih dan respek atas bantuan, perhatian, empati, dan simpati terhadap apa yang terjadi di Kabupaten Luwu dan daerah yang terkena bencana banjir di Sulsel.

“Saya terima kasih, sejak hari pertama selalu didukung jajaran TNI dan Kepolisian. TNI Darat, Laut, dan Udara, semua bekerjasama. Terima kasih atas perhatian yang tulus kepada masyarakat Sulsel,” ucapnya.

Baca Juga  Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pembalap Antusias Mengikuti Parade di Kota Mataram

Terkait kondisi terkini di Kabupaten Luwu, Bahtiar menyampaikan sudah terkendali dan kebutuhan para pengungsi terpenuhi.

Masa tanggap darurat akan berakhir besok, 16 Mei 2024, dan pihaknya akan melakukan evaluasi apakah akan dilakukan perpanjangan di skala provinsi atau cukup di tingkat lokal kabupaten saja.

“Alhamdulillah sudah terkendali, semua kebutuhan pengungsi terpenuhi. Saya terus pantau melalui Posko Induk, dan akan saya evaluasi dulu seperti apa, karena masa tanggap darurat akan berakhir,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pengerjaan Jalan Hertasning di Makassar dapat Respon Positif Warga

Komunitas

Tak Terima Putusan Hakim, GAM dan Warga Panaikang Lakukan Aksi Depan Pengadilan Negeri Makassar.

Kriminal

Buntut Oknum Polisi Aniaya Terlapor LBH Bumi Sawerigading : Polisi Jangan Main Hakim

Pemerintahan

Hadiri Halalbihalal, Wali Kota Appi: Pendidikan Merupakan Fondasi Utama Sambut Era Indonesia Emas

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Tanam 1 Juta Bibit Murbei di Tanasitolo, Wajo

Pemerintahan

Eliminasi campak Rubella lewat Program BIAN, Dinkes Kota Makassar gelar Pertemuan

Pemerintahan

Danny Minta Kasus Jalan Tanjung Bunga Hingga Kebocoran Pajak Dibongkar

Internasional

Jajaki Kerja Sama, Damkarmat Makassar Kunjungan ke Tiongkok