Home / Pemerintahan

Kamis, 1 Februari 2024 14:27- WIB

DKP Provinsi Sulsel Gelar Pemeriksaan dan Pengawasan Keamanan Pangan Segar di Pasar Sambung Jawa

MAKASSAR, Merata.Net– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Sulsel melakukan pemeriksaan dan pengawasan keamanan pangan dan pendataan registrasi atau izin edar terhadap Pangan Segar Asal Tumbuhan Produk Negeri Usaha Kecil (PSAT-PDUK) di Pasar Sambung Jawa (Senggol) di jalan Hati Murni Makassar.

Ketua Tim Pengawasan Keamanan Pangan Segar dan Tumbuhan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel, Indarwati. M menuturkan, bahwa kegiatan ini merupakan hal yang rutin dilakukan di setiap pasar di Makassar. Guna memeriksa apakah pangan segar yang dijyal dipasar itu aman atau tidak.

“Kami melakukan pengawasan keamanan pangan segar dan tumbuhan di sejumlah pasar. Salah satunya adalah Pasar Sambung jawa (Senggol) Makassar. Kegiatan ini merupakan hal yang rutin dilaksanakan dua kali sepekan. Guna memeriksa buah dan sayuran segar termasuk label beras untuk memastikan bahwa beras tersebut sudah punya ijin edar atau belum, ada registrasinya atau belum. Jadi pemeriksaannya ini untuk memastikan bahan pangan tersebut bebas dari Pektisida, Formalin dan bahan berbahaya lainnya.” Tuturnya.

Baca Juga  DKP Sulsel Gelar Pangan Murah, Ini Lokasinya di Makassar

Dijelaskan bahwa sistem pengawasannya pun dilakukan secara random disetiap lokasi supaya benar-benar terjaga. “Jadi pengawasannya dilakukan disetiap pasar hanya saja penentuan hari dan tempatnya dilakukan secara random atau acak. Dan pemeriksaan ini dilakukan tidak hanya di Makassar tapi juga di daerah-daerah.” Ujarnya.

Selama pemeriksaan dan pengawasan, disebutkan bahwa sejauh ini bahan pangan segar di Makassar masih cukup aman. Karena tidak ditemukan adanya pelanggaran. “Alhamdulillah sejauh ini aman saja. Sesuai hasil pemeriksaan kami melalui alat Rapid Tes Kit merupakan alat uji cepat kualitatif (test kit) keamanan pangan untuk mendeteksi kandungan Pengawet pada bahan pangan segar. Jadi memang kami siapkan setiap kali turun ke lapangan. Jadi pengawasannya seperti Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (Balai POM) hanya saja kalau balai POM itu untuk makanan kemasan. Kalau kami untuk bahan segar yang belum diolah.” Jelasnya.

Baca Juga  Tenaga Honorer Dihapus Pusat, Danny: Kita Punya Laskar Pelangi

Sementara Kepala Pasar Sambung Jawa, Mansyur Toto. Mengatakan pihaknya selalu menerima kunjungan seperti Ini.

“Hampir setiap pekan ada kunjungan sepeeti ini. Dan ini untuk kelima kalinya pasar sambungjawa dikunjungi oleh petugas Tim pemeriksa bahan pangan.” Ujarnya.

Dikatakan dengan adanya kunjungan seperti ini pihaknya merasa bersyukur karena kualitas pangan yang dijual di pasarnya akan selalu terjaga.

“Kami merasa bersyukur dengan adanya kunjungan seperti ini karena ini bisa menjaga kualitas pangan yang ada dijual di pasar kami. Karena kalau ada yang kedapatan pasti akan kena teguran dan akan dilaporkan. Kadang mereka juga menegur jika ada pedagang yang menyimpan atau menaruh jualannya di lantai. Karena dianggap tidak higenis.” Terang Toto sapaan akrabnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ekspor Sulsel Tahun 2021 Capai Rp1,9 Triliun

Pemerintahan

Hari Santri 2025: Appi Tegaskan Peran Pesantren Benteng Moral Generasi Muda

Pemerintahan

73 Peserta Lolos Administrasi Lelang Jabatan Masuki Sesi Wawancara

Pemerintahan

Kades di Jeneponto yakin Program Pj Gubernur Sulsel Dongkrak Pendapatan Petani

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Serahkan SK Kenaikan Jabatan Fungsional 856 PNS

Pemerintahan

Sekda Makassar Pimpin Rapat Teknis Pemantapan Lantang Bangngia Street Race dan Run Race

Pemerintahan

Musrenbang TA 2023 Kota Makassar, Fokus 4 Perencanaan Besar

Pemerintahan

Pemkot Makassar Hadirkan Sao Raja Tana Daeng Festival 2026, Aliyah Mustika Ilham: Budaya Adalah Amanah yang Harus Dijaga