Home / Pemerintahan

Kamis, 19 Januari 2023 15:36- WIB

Pejabat Konsulat AS Kagumi Lorong Wisata, War Room, dan Sejarah Makassar

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bersama   Deputi Politik dan Ekonomi di Konsulat Jenderal Amerika Serikat Clint Shoemake.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bersama Deputi Politik dan Ekonomi di Konsulat Jenderal Amerika Serikat Clint Shoemake.

Makassar, Merata.Net – Deputi Politik dan Ekonomi di Konsulat Jenderal Amerika Serikat Clint Shoemake mengunjungi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di kediamannya, Jl Amirullah, Rabu, (18/01/2023). 

Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto menyambut hangat kedatangan Clint. Keduanya berdiskusi panjang dan saling lempar pujian. Pemuda asli Oklahoma Amerika Serikat itu menyanjung program Lorong wisata (Longwis) yang merupakan bagian dari ketahanan pangan masyarakat.  

Clint juga mengapresiasi bangunan War Room Pemkot Makassar yang dapat mengakses kondisi terkini Makassar, dari aspek sosial, ekonomi atau data-data harga, keamanan dan ketertiban. Pun dengan sejarah dan budaya Sulawesi Selatan, Makassar. 

“Terima kasih karena sudah memberikan kesempatan untuk berkunjung ke War Room, Longwis dan kediaman wali kota,” kata Clint di sela-sela pertemuan, sore tadi. 

Dia mengaku juga mempelajari informasi yang disajikan Pemkot Makassar melalui War Room. “Saya juga tadi kunjungi lorong wisata. Saya say hello di sana, juga belajar mengenai sejarah Makassar, historisnya,” akunya. 

Baca Juga  IMO-Indonesia Apresiasi Video Satgas 53 Kejagung Jelang Pemilu 2024

Termasuk, kata dia, dirinya tahu bahwa kini Pemkot Makassar tengah bekerjasama dengan National Science Foundation (NSF) untuk mengembangkan longwis.

Danny mengungkapkan pihaknya bersyukur karena pihak konsulat AS dapat mengunjungi Makassar. Apalagi, dia kaget ketika tahu Clint pertama kali mencoba es krim dari sayur Pakcoy. 

“Saya terima beliau di sini karena baru tiba dari Jakarta. Beliau sampaikan belum pernah rasakan es krim Pakcoy. Jadi itu yang pertama,” ucap Danny terkekeh. 

Perihal peluang kerja sama, ia menjelaskan tentunya siap sedia, seperti dalam hal sejarah, budaya. Implementasi dari itu, pria berlatar arsitektur ini pun sudah membangun ikon bersejarah, seperti patung Syekh Yusuf Al-Makassari, Nelson Mandela dan Mahatma Gandhi.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Buka Secara Resmi Malam Apresiasi Wajib Pajak Daerah

“Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita buat ikon tiga pejuang human right yakni Nelson Mandela, Syekh Yusuf dan Mahatma Gandhi di Pantai Losari,” jelasnya kepada Clint.

Hal itu pun membuat pejabat konsulat ini terkejut. Pasalnya dia makin tahu lebih jauh mengenai sosok Syekh Yusuf yang ternyata berasal dari Sulawesi Selatan, Makassar. “Dia (Syekh Yusuf) yang bangun kampung Makassar di Cape Town, Afrika,” tekannya.

Tak lama lagi, lanjut dia, sebagai bentuk dukungan terhadap layanan publik dan investasi, Pemkot segera memiliki Makassar Government Center. “Di situ nanti ada Mal Pelayanan Publik (MPP), Mal Inovasi, Mal Investasi hingga Mal UMKM,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dirlantas Polda Sulsel
Sidak Samsat Makassar
Pastikan pelayanan Standar dan Prima

Pemerintahan

Refleksi Akhir Tahun 2024, Danny Sampaikan Capaian Kota Makassar Hingga ke Tingkat Dunia

Pemerintahan

Pemkot Makassar dan RRI Siap Tingkatkan Kolaborasi

Pemerintahan

RSUD Dadi Makin Modern, Terbaru Gubernur Sulsel Resmikan 8 Sarana dan Prasarana untuk Pelayanan Optimal

Pemerintahan

Pjs Arwin Azis Resmikan Kantor Yayasan Sapta Mulia

Pemerintahan

Pemkot Makassar Hadirkan Sao Raja Tana Daeng Festival 2026, Aliyah Mustika Ilham: Budaya Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Pemerintahan

Workshop Pendataan Kapasitas Guru PAUD, Indira Jusuf Ismail : Bangun Komunikasi Baik

Komunitas

Sofha Marwah Bahtiar Motivasi Pengurus PKK dan Dekranasda Kepulauan Selayar