Home / Pemerintahan

Selasa, 13 Desember 2022 21:46- WIB

Launching Gerakan Keluarga Cerdas Teknologi Digital, Ketua TP PKK Sulsel Berharap Ada Tindak Lanjut ke Desa-desa

Makassar, Merata.Net  – Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Naoemi Octarina berharap dengan adanya launching gerakan keluarga cerdas teknologi digital ada tindak lanjut hingga ke desa-desa atau ke kelurahan.

Berbicara mengenai digital, kata Naoemi, salah satunya adalah alat komunikasi yang sering digunakan hampir semua orang dan setiap hari dibawa kemana-mana yaitu handphone. Namun, ia meminta agar bijak dalam menggunakan alat digital tersebut.

Setiap orang tua pasti memiliki anak baik balita, batita, remaja, dewasa bagaimana mereka dituntut apalagi selama masa pandemi, anak-anak kita dituntut untuk memiliki hp untuk belajar online.

“Bagaimana kita, mengarahkan anak-anak kita ini dalam penggunaannya tidak dilarang untuk menggunakan tetapi, bijaklah artinya ada batasan-batasan mana yang boleh mana yang tidak boleh,” ucap Naoemi sekaligus melaunching kegiatan tersebut yang berlangsung di gedung Kartini, Selasa, 13 Desember 2022.

Hal ini, penting bagi buat SDM kita 10, 20 tahun ke depan terkait bijak dalam digital adalah pola asuh orang tua dalam mendidik anak-anaknya ketika kita memberikan digital secara berlebihan akan menimbulkan efek negatif terhadap anak yaitu speech delay (lambat dalam berbicara). 

Baca Juga  Pemprov Sulsel Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027, Dimulai dari Hertasning

Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Pokja I yang menginisiasi kegiatan ini, dan Dinas PMD Sulsel yang bekerjasama dengan tim penggerak PKK Sulsel.

Istri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman itu juga mengatakan, bahwa jika bisa perlu ada dari it nya untuk memfilter sehingga ketika anak-anak ingin menggunakan digital ada batasan mana yang boleh dilihat mana yang tidak boleh dilihat.

Sehingga, lanjut Naoemi, cerdas dalam teknologi digitalisasi ini juga mengurangi tindak kekerasan terhadap anak dan wanita. Di masa pandemi, tindak kekerasan terhadap wanita itu tinggi karena menurut informasi salah satunya adalah hp.

Untuk itu, bagaimana tugas dari PKK Sulsel, kabupaten/kota ini dan bersinergi dengan beberapa kepala OPD pemerintah salah satunya adalah bisa mengurangi tindak kekerasan terhadap anak dan wanita.

Baca Juga  Hadirkan Yogi Triandi, PKK Sulsel dan Andalan Mengaji Gelar Kajian Anak

Terakhir, ia mengutip pernyataan dari ibu negara, bahwa di poin ke empat yaitu literasi digital adalah bagaimana literasi itu dimulai dari dirumah terlebih dahulu yang didampingi oleh orang tuanya.

“Saya berharap setelah di launching kegiatan ini agar ada tindak lanjut untuk dilanjutkan ke tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa atau kelurahan dan bisa di Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait kegiatan launching gerakan keluarga cerdas teknologi digital,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan ini, kepala dinas sosial provinsi Sulsel Irawan Bintang, Kepala Dinas komunikasi, informatika, statistik dan persandian Amson Padolo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel Muh Saleh, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) Provinsi Sulsel Andi Mirna, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Jeneponto, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Kepulauan Selayar. (*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Polemik Jalan Trans Rantau Pulung, Ketua KNPI Kutim : Pemkab Jangan Lempar Handuk

Pemerintahan

Pengamanan Lalin Shalat Idul Adha, Dishub Makassar Kerahkan Ratusan Personel di 40 Titik

Pemerintahan

Implementasi Germas, Tekan angka Stunting di Kota Makassar

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Bangun Fasilitas Arsinum Aman dan Sehat di Bantaeng

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Serahkan SK Kenaikan Jabatan Fungsional 856 PNS

Pemerintahan

MTQ Nasional XXX Tahun 2024, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Penguatan Nilai Al-Qur’an di Era Digital

Pemerintahan

Era MULIA Tahun 2025, Tuntaskan Infrastruktur Dasar Kota Makassar

Pemerintahan

Wali Kota Appi Sidak Sejumlah Pusat Layanan di Kecamatan Tamalate