Home / Pemerintahan

Sabtu, 19 Juli 2025 16:29- WIB

Melinda Aksa Dorong Regulasi dan Edukasi Kolektif untuk Pengolahan Sampah Berkelanjutan di Makassar

MAKASSAR, Merata.Net – Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri audiensi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Dewan Lingkungan, Penggiat Lingkungan, perwakilan Bank Sampah, serta pengelola TPS3R dalam upaya memperkuat sinergi menuju tata kelola persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Pertemuan berlangsung sebagai tindak lanjut dari berbagai inisiatif lingkungan yang tengah dirancang, termasuk peluncuran percontohan TPS3R di Untia dan Sambung Jawa.

Dalam audiensi tersebut, Kepala DLH Kota Makassar menyampaikan rencana pemindahan operasional Bank Sampah Hidup ke lokasi baru di kawasan Untia pada tahun ini.

Pemindahan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan dan mendekatkan fasilitas daur ulang ke kawasan padat penduduk.

Perwakilan dari Bank Sampah turut memberikan masukan agar pengelolaan TPS3R berada langsung di bawah UPTD Bank Sampah. Selain itu, peningkatan partisipasi masyarakat, termasuk perguruan tinggi dan pemanfaatan teknologi pencatatan sampah juga menjadi sorotan.

Baca Juga  Danny Pomanto Siap Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Dukung Infrastruktur Stadion di Sudiang

Menanggapi hal tersebut, Melinda menegaskan perlunya perubahan pola pikir kolektif dalam pengelolaan sampah. “Kita tidak bisa hanya sekadar mengimbau. Harus ada mekanisme, regulasi, dan batas waktu yang jelas. Kita ingin masyarakat mulai mengelola sampahnya sendiri mulai dari rumah, komunitas, hingga tempat usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya sebatas pemisahan organik dan anorganik, tetapi harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kota.

“TPS3R Untia dan Sambung Jawa akan kita uji coba dan siapkan sebagai percontohan. Di sisi lain, kompleks Baruga juga kami dorong menjadi kawasan percontohan zero waste. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi semua pihak,” ungkap Melinda.

Baca Juga  Wagub Fatmawati Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas

Dalam arahannya, Melinda juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk dengan swasta untuk pengelolaan maggot sebagai solusi penguraian sampah organik. Ia berharap ada keterlibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem pengolahan sampah yang kuat dan berkesinambungan.

“Dinas Lingkungan Hidup harus memimpin dan menyusun regulasi pengolahan sampah yang menyasar tempat-tempat komersial seperti restoran, hotel, hingga pasar. Kami dari PKK siap mendukung lewat edukasi di kecamatan dan penyuluhan langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dari rangkaian program yang akan disinergikan antara DLH, PKK, dan seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan Makassar yang lebih bersih, hijau, dan siap menuju kota zero waste.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bus Trans Mamminasata Resmi Diluncurkan, Plt Gubernur Yakin Dikelola Profesional

Pemerintahan

Pj Gubernur Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Miskin di Takalar

Pemerintahan

Wali Kota Danny Serahkan LKPD 2021, Harap Makassar Bisa Pertahankan Nilai

Pemerintahan

DKP Provinsi Sulsel Gelar Pemeriksaan dan Pengawasan Keamanan Pangan Segar di Pasar Sambung Jawa

Komunitas

Peringatan Hari Ibu, Indira Yusuf Ismail Ajak Perempuan Makassar Berdaya Majukan Indonesia

Pemerintahan

Danny Pomanto Jelaskan Makassar Menuju Low Carbon City dalam Forum CCBO

Komunitas

TP PKK Palu Study Tour Program Kerja TP PKK Makassar

Pemerintahan

Basarnas Gelar Pelatihan Water Rescue di Pare-pare