Home / Olahraga

Minggu, 18 Januari 2026 20:29- WIB

Kolaps di Lapangan, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia

MALANG, Merata.Net – Kabar duka untuk Sepak Bola tanah Air, Asisten pelatih Arema, Kuncoro meninggal dunia saat mengikuti rangkaian kegiatan perayaan satu abad Stadion Gajayana Kota Malang, Minggu (18/1/2026)

Kegiatan yang seharusnya dipenuhi sukacita mendadak berubah menjadi duka mendalam keluarga besar Arema FC, Aremania, serta insan sepak bola nasional. Sosoknya yang humoris, tegas, dan setia kawan itu akan selalu dikenang.

Doa pun mengalir dari berbagai pihak, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian Kuncoro yang terasa begitu cepat. Dia mengenang Stadion Gajayana sebagai “saksi bisu” perjalanan hidup Kuncoro.

Baca Juga  Makassar Jadi Contoh Kota Sehat Asia Tenggara, Munafri Siapkan Strategi Berkelanjutan

“Kami semua sangat shock dan terpukul. Cak Kun memulai karir profesionalnya di Stadion Gajayana, tempat dia merajut mimpi masa mudanya. Dan hari ini, Allah memanggilnya pulang di stadion yang sama, tepat di momen 100 tahun stadion ini,” kata GM yang akrab disapa Inal itu.

“Beliau ‘pulang’ saat sedang bahagia berkumpul dengan sahabat-sahabat lamanya di lapangan,” imbuhnya.

Seperti diketahui nama Kuncoro sangat lekat dengan Arema. Ia memperkuat klub kebanggaan Malang Raya pada musim 1991–1996. Selama menjadi pemain mendiang pernah membela Mitra Surabaya, Persija Jakarta, Gelora Putra Delta, PSM Makassar, Persik Kediri hingga PSIR Rembang.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Launching Bantuan Pangan di Maros, Setiap Bulan Salurkan 147 Ton Beras

Turut merasakan gelar juara Galatama XII 1992/1993 bersama Arema, PSM Makassar di Liga Indonesia 1999/2000, serta Persik Kediri pada 2003.

Dia dikenal sebagai pemain serba bisa di lini belakang dan tengah sebagai bek kanan, stoper, hingga gelandang sepanjang kariernya yang tangguh, disiplin dan tidak kenal kompromi.

Dalam perjalanan profesionalnya, Kuncoro turut memperkuat Timnas Indonesia di Piala Kemerdekaan 1994 bersama PSSI Harimau dan Piala Tiger 1998. Selanjutnya setelah gantung sepatu, ia kembali ke Arema sebagai asisten pelatih, bahkan beberapa kali dipercaya sebagai caretaker tim. (**)

 

Share :

Baca Juga

Olahraga

Dua Atlet Asal Sulsel Tembus Pelatnas Bulutangkis Indonesia

Olahraga

KONI Makassar Berharap Alesha FC Makassar Lolos Liga 2

Olahraga

Putus Dahaga 20 Tahun, Indonesia Bungkam Vietnam 3-0 di Hanoi

Komunitas

BW Group Perkuat Silaturahmi dengan Jurnalis Makassar Lewat Pertandingan Sepak Bola Mini

Olahraga

Disaksikan Bupati Fahsar, Persibone Menang 6-0 Lawan Persigowa di Liga 3 Zona Sulsel

Olahraga

Liberty Media Resmi Menjadi Pemilik Baru MotoGP

Olahraga

Zirkzee Cetak Gol Debut untuk Kemenangan MU Lawan Fulham

Olahraga

Reza Arya dan Syahrul Lasinari, Dua Nama yang Dipercaya Tavares Perkuat Benteng Persebaya