Home / Pemerintahan

Jumat, 21 Agustus 2026 07:53- WIB

Kadis Kominfo Makassar M Roem Bagikan Praktik Baik Lontara+ di Forum Kota Cerdas JAKI 2026

JAKARTA, Merata.Net — Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem menjadi salah satu narasumber dalam forum bergengsi yaitu JAKI & Fellowship Cities Forum 2026.

Mengangkat tema “From Local Innovation to Regional Impact: Best Practices from ASEAN Smart Cities” Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, industri dan komunitas serta pemangku kepentingan di bidang kota cerdas, Kamis (20/8/2026).

Pada Forum ini, Roem berbagi pengalaman bagaimana Kota Makassar dalam mengembangkan ekosistem digital pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelayanan publik.

Ia memaparkan Super Apps Lontara+ sebagai salah satu inovasi digital Pemerintah Kota Makassar.

Kehadiran aplikasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, terintegrasi dan dekat dengan kebutuhan masyarakat dalam satu genggaman bisa
mengintegrasikan berbagai layanan dan informasi publik.

“LONTARA+ resmi diluncurkan pada 27 Juli 2025 sebagai salah satu program prioritas Pemkot Makassar. Kehadirannya berangkat dari kondisi layanan digital Pemerintah Kota Makassar yang sebelumnya tersebar pada berbagai aplikasi milik OPD,” ucapnya.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Serahkan Dana Hibah 1 Miliar ke UMI

Tercatat sedikitnya 358 aplikasi berjalan secara terpisah. Melalui LONTARA+, layanan tersebut diarahkan untuk terintegrasi secara bertahap dalam satu ekosistem digital.

“17 agustus 2026 baru-baru ini Lontara+ meluncurkan tiga fitur terbaru yakni layanan administrasi kependudukan, Bayar PBB online dan Makassar Move untuk pelacakan aktivitas fisik dan pelaporan infrastruktur. Ini menjadi upaya Pemkot Makassar mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik,” papar Roem.

Roem menyebutkan Forum JAKI & Fellowship Cities Forum 2026 memiliki posisi strategis sebagai ruang pembelajaran dan pertukaran pengalaman antarpemerintah daerah.

Dengan tujuan mempercepat transformasi digital melalui pertukaran wawasan sekaligus memperkuat jejaring serta kolaborasi antarpemda.

“Bagi Makassar, ruang ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi yang lahir dari kebutuhan daerah sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dengan daerah lain yang memiliki pengalaman dalam pengembangan ekosistem kota cerdas,” tegasnya.

Baca Juga  Takbiran Boleh Digelar di Masjid, Wali Kota Makassar Ajak Warga Perbanyak Dzikir, Takbir, dan Doa

Melalui forum ini, Roem berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dan pertukaran praktik baik dengan pemerintah daerah lainnya.

Sehingga inovasi digital yang dikembangkan di daerah dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, terintegrasi, adil dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Hadir dalam forum tersebut, Muhammad Roem bersama sejumlah narasumber lainnya, yakni Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri RI, Dr. Drs. Amran, M.T, Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM.

Tak hanya itu, hadir juga Kepala Diskominfo Semarang, Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M, serta Kepala Diskominfo Bali, Gde Wirakusuma Wahyudi, S.Sos. (*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Kejaksaan Agung Sita Tanah Milik Tersangka Johnny G Plate Seluas 11,7 Ha

Pemerintahan

Pemkot Makassar Dukung Ekonomi Biru dan Hijau dalam International Conference on Administrative Science

Pemerintahan

Pemkot Makassar–Kejari Teken MoU, Tekad Pemerintahan Bersih, Hindari Pelanggaran Hukum

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Lepas 120 Tenaga Pendamping Gizi Desa Atasi Stunting

Pemerintahan

Di PKM Barabaraya, Wawali Fatma Monitoring Penanganan Stunting

Komunitas

HUT ke-65 Tahun, Karang Taruna Gandeng Pemkot Makassar Gelar Kegiatan Sosial hingga Jalan Sehat

Pemerintahan

Berkunjung ke Ukraina, Presiden Jokowi Tinjau Kota Irpin

Pemerintahan

Kadiskominfosantik Palu Pelajari Inovasi Smart City di Diskominfo Makassar