Home / Bisnis

Sabtu, 5 April 2025 20:14- WIB

Jusuf Kalla: Tarif Impor Trump 32 Persen Tak Akan Berefek Besar Bagi Indonesia

JAKARTA, Merata.Net – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) meyakini kebijakan tarif impor Trump 32 persen tidak akan memiliki efek besar terhadap Indonesia. JK menilai, jika kebijakan tersebut hanya sebatas isu pressure dan isu politik Presiden Trump.

“Saya pikir, itu adalah isu politik saja. Efeknya bagi Indonesia tidak akan besar. Jadi jangan terlalu khawatir seakan-akan mau kiamat dunia ini,” kata JK kepada wartawan di kediamannya, Jalan Brawijaya, Sabtu, (5/4/2025).

JK bahkan mematok, dampak tarif impor Trump bagi Indonesia hanya sekitar 10 persen. Ia mencontohkan harga ekspor salah satu produk sepatu ke AS itu 15-20 dollar AS dan harga jual sepatu di AS itu mencapai 50-70 dollar AS.

Baca Juga  Warga Bukit Baruga Bersurat ke Jusuf Kalla, Keluhkan Keamanan Lemah Banyak Pencuri

“Dengan tarif impor yang dikenakan 32 persen, dikalikan dengan harga ekspor 20 dollar AS, maka total tarif impor yang dikenakan hanya mencapai 6,4 dollar AS. Jadi, hanya kurang lebih 10 persen dari harga jualnya,” sebut JK lagi.

Sebaliknya JK menyebut, pengenaan tarif inpor 32 persen justru akan berdampak pada konsumen dan pengusaha Amerika sendiri. “Justru saya berpikir, para pengusaha dan konsumen Amerika sendiri yang akan kena dampaknya sendiri karena daya beli akan tinggi,” ujarnya.

Baca Juga  Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Silaturahmi ke Jusuf Kalla

Dengan begitu, lanjut JK, kebijakan Presiden AS Donald Trump hanya bersifat emosional untuk menjaga daya beli masyarakatnya di sana, yang dibungkus dengan unsur politik. Trump sengaja mengeluarkan kebijakan dengan tujuan agar negara-negara lain agar berunding dengan Amerika.

“Angka-angka ini hanya tekanan saja untuk negosiasi. Sama kalau anda mau beli sesuatu, dikasih dulu harga tinggi baru berunding,” pungkas JK.

Untuk diketahui, Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif baru untuk barang impor. Indonesia terkena tarif timbal balik sebesar 32 persen. Bagi JK, kebijakan tersebut agak lain lantaran diberlakukan untuk negara, bukan produk. (*)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Menjelang Akhir Tahun, Kallafriends Banjir Promo Diskon Hingga 25%

Bisnis

Pimpinan Berganti, Berikut Susunan Terbaru Direktur Serta Komisaris Telkomsel

Bisnis

Hyundai Motor Group Sambut Tahun Baru dengan Tekankan Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis

Archipelago Grup Hadirkan Fenomena Kuliner Korea “60 Seconds to Seoul”

Bisnis

Kalla Beton Turut Berkontribusi dalam Proyek Pembangunan Sekolah Garuda Kendari

Bisnis

Beli Toyota di Bulan Mei, Kesempatan Menangkan Hadiah 100 Paket Umroh

Bisnis

Telkomsel Perkuat Pengalaman Roaming Global di Era Konektivitas 5G

Bisnis

Tropical Building NIPAH PARK Raih Penghargaan PSBE dari Kementerian ESDM