Home / Internasional

Sabtu, 4 Oktober 2025 08:35- WIB

Hamas Setuju Proposal Perdamaian Gaza dari Trump

Fraksi Perlawanan Palestina, Hamas. dok Reuters

Fraksi Perlawanan Palestina, Hamas. dok Reuters

MERATA.NET – Fraksi Perlawanan Palestina, Hamas pada Jumat (3/10/2025) menyatakan kesediaannya menerima sebagian poin dalam rencana 20 butir Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang Gaza, termasuk kesepakatan pertukaran sandera.

Namun, kelompok itu menghindari isu paling krusial seperti perlucutan senjata dan penarikan bertahap pasukan Israel, yang menjadi tuntutan utama dalam dokumen tersebut.

Trump, melalui unggahan di platform Truth Social, menilai tanggapan Hamas sebagai sinyal positif.
“Pernyataan Hamas menunjukkan mereka siap untuk PERDAMAIAN yang langgeng. Israel harus segera menghentikan pemboman Gaza agar kita bisa mengeluarkan para sandera dengan aman dan cepat,” tulis Trump.

Baca Juga  Hasil Liga Inggris : Manchester Biru Ngamuk Lagi, Libas Leicester City 6-3

“Saat ini terlalu berbahaya untuk melakukannya. Kami sudah mendiskusikan detail teknis yang harus dibahas lebih lanjut. Ini bukan hanya tentang Gaza, tetapi tentang perdamaian Timur Tengah yang sudah lama dicari.”

Bersumber dari Reuters, Hamas menegaskan “apresiasi terhadap upaya Arab, Islam, dan internasional, termasuk Presiden Donald Trump, untuk menghentikan perang di Jalur Gaza, pertukaran tahanan, serta masuknya bantuan kemanusiaan secara segera.”

Kelompok itu menyatakan menyetujui “pembebasan seluruh tahanan Israel, baik hidup maupun jenazah, sesuai formula pertukaran yang tercantum dalam proposal Presiden Trump, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan.”

Hamas juga menambahkan siap “memasuki negosiasi melalui mediator untuk membahas detail implementasi.”

Baca Juga  Ketua Partai Oposisi Korea Selatan Ditikam Saat Jumpa Pers di Busan

Lebih jauh, Hamas menyatakan kesediaannya “menyerahkan administrasi Jalur Gaza kepada badan independen Palestina yang terdiri dari teknokrat berdasarkan konsensus nasional Palestina, dengan dukungan Arab dan Islam.” Tawaran serupa pernah disampaikan sebelumnya oleh Hamas, termasuk soal penyerahan administrasi dan pelepasan sandera.

Namun, Hamas tidak menyebut soal perlucutan senjata, salah satu poin penting dalam rencana Trump yang juga didukung Israel. Seorang pejabat senior Hamas bahkan menegaskan kepada Al Jazeera bahwa kelompok itu tidak akan melucuti persenjataannya “sebelum pendudukan Israel di Gaza benar-benar berakhir.” (**)

Share :

Baca Juga

Internasional

Danny Pomanto Jadi Pembicara Dalam Side Events Workshop Internasional Forum Air Dunia ke-10 di Bali

Internasional

Menangi MotoGP Thailand 2022, Miguel Oliveira Raja Trek Basah

Internasional

Pebalap Jaguar, Mitch Evans Juara Formula E di Jakarta

Internasional

Gerard Pique Mendadak Pensiun dari Sepakbola

Bisnis

Gelaran MotoGP Mandalika Sukses, Pertamina Diapresiasi Banyak Pihak

Internasional

3000 Muslim Rayakan Lebaran di Ewood Park Milik Klub Inggris, Blackburn Rovers

Hiburan

Malam Pergantian Tahun di Claro Makassar, Berpetualang di Dunia One Piece

Indonesiaku

Australia dan Indonesia Perluas Kerja Sama dalam Manajemen Risiko Bencana