Home / Komunitas

Jumat, 18 Maret 2022 23:38- WIB

Forum Multi Sektor Percepatan Eliminasi Tuberkulosis Tekankan Sosialisasikan Aplikasi SOBAT TB

Makassar, Merata.Net –  Pemerintah Kota Makassar melalui Forum Multi Sektor Percepatan Eliminasi Tuberkulosis terus melakukan koordinasi dan kolaborasi untuk memberantas kasus tuberkulosis (TBC) di Kota Makassar.

Ketua Forum Multi Sektor Percepatan Eliminasi Tuberkulosis, Indira Jusuf Ismail menyampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar tentang pentingnya edukasi indentifikasi awal TBC .

Hal ini secara masif dan kolektif sangat penting dilakukan. Sebab penyakit yang menyerang pernafasan ini sangat berbahaya dan tidak pandang bulu, bisa menjangkiti siapa saja.

“Kita semua rentan. Harus kita tanamkan pada diri masing-masing tentang sadarnya kesehatan dan pentingnya saling mengedukasi,” ujarnya Jumat, (18/3/2022)

Indira mengatakan, skrining mandiri harus dilakukan untuk mencari tahu kasus TBC di Kota Makassar. Itu dimulai dari lingkup Pemkot Makassar terlebih dulu.

Baca Juga  Indira Yusuf Ismail Hadiri Pengukuhan Guru Besar Halifah Pagarra

“Semua harus hadir mengedukasi masyarakat supaya ditahu. Yang pertama kita ukur di lingkup pemkot dulu. Jangan sampai ada TBC di sekitarta,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin mengatakan, saat ini kasus TBC di Makassar masih banyak.

Meski begitu, dr Ida tidak mengetahu persis jumlah kasus TB di Makassar.

Namun, untuk mengurai kasus TBC sudah ada aplikasi Solusi Online Berbagi Informasi TB (SOBAT TB) yang dicanangkan Yayasan KNCV Indonesia (YKI) untuk melakukan deteksi dini TBC melalui firut skrining mandiri.

“Semua masyarakat bisa mengakses. Ini kita Sosialisasikan ke camat lurah yang sudah mendownload aplikasi Sobat TB, itu dia sosialisasi lagi di wilayahnya,” ujar dr Ida.

Baca Juga  TP PKK Kelurahan Panampu Siap Ikuti Lomba Kelurahan Terpadu Sulsel 2026

“Kan dari aplikasi itu dinkes bisa menarik data berapa banyak terduga, berapa banyak tidak terduga,” tambahnya.

Ia mengatakan, pemakaian aplikasi SOBAT TB perlu dimaksimalkan agar masyarakat tahu status kesehatannya.

Penyakit TBC adalah penyakit yang bisa diobati, tetapi bila tidak diobati bisa menyebabkan kematian.

“Jadi mari kita ketahui secepatnya agar diobati secepatnya. Temukan, obati sampai sembuh. Yang kita khawatirkan sebenarnya apabila pengobatannya yang reguler 6 bulan itu tidak maksimal. Jadi kita ada pemantauan lagi terkait bagaimana pasien yang kita tangani selama 6 bulan itu betul-betul sembuh,” pungkasnya. (Jen)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

HIPMI Talk di Makassar Hadirkan Waketum BPP HIPMI Berikan Kuliah Umum di UNM

Komunitas

Sekda Sulsel Jufri Rahman Apresiasi Program PFI Makassar Jelajah Jalan ke Timur

Komunitas

Wali Kota Danny Buka Kejuaraan Bola Basket Walikota Cup 2022

Bisnis

Wujud Customer Centric, Adira Finance Gelar Adira Goes to MotoGP Mandalika

Komunitas

Melinda Aksa Hadiri Puncak HKG ke-53 dan Rakernas X PKK di Samarinda

Komunitas

Melinda Aksa Hadiri Gebyar Ramadan, Ajak Warga Makassar Sambut Bulan Suci dengan Hati Bersih

Komunitas

Sambangi Posyandu, Melinda Aksa Beri Semangat Kader dan Pantau Tumbuh Kembang Anak

Komunitas

Mukernas Gereja Kristen Maranatha Indonesia 2025 Resmi Dibuka