Home / Komunitas

Sabtu, 13 September 2025 09:24- WIB

Festival Media 2025 Resmi Dibuka di Makassar, AJI Soroti Krisis Demokrasi dan Ancaman terhadap Jurnalis

Ketua AJI Indonesia, Nany Afrida

Ketua AJI Indonesia, Nany Afrida

MAKASSAR, Merata.Net – Festival Media (Fesmed) 2025 resmi dibuka di Gedung E Benteng Ujung Pandang, Makassar, Jumat (12/9/2025). Perhelatan tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia ini menghadirkan ratusan jurnalis, akademisi, aktivis, hingga komunitas sipil dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Ketua AJI Indonesia, Nany Afrida, menegaskan bahwa pemilihan Kota Makassar sebagai tuan rumah bukan keputusan singkat, melainkan melalui banyak pertimbangan. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat dan jurnalis lokal.

“Festival media ini adalah ajang untuk seluruh jurnalis di Indonesia. Temanya kali ini cukup serius, karena demokrasi kita sedang sakit. Ini bukan acara seremonial, tapi momentum untuk melawan penyakit berbahaya dalam demokrasi: pembungkaman pers,” ujar Nany.

Ia mengingatkan bahwa kebebasan pers merupakan napas demokrasi. Menurutnya, tanpa jurnalis yang bisa bekerja merdeka, publik hanya akan disuguhi kebohongan yang dipoles seolah kebenaran.

“Jurnalis terus dibungkam. Ada intimidasi, kriminalisasi, kamera dirampas, ponsel disita, bahkan dipukul saat bertugas. Ada pula sensor halus melalui tekanan iklan dan kepentingan politik, serta undang-undang yang menakut-nakuti media. Apakah ini demokrasi, atau jalan kembali ke militer dengan wajah baru?” tegasnya.

Baca Juga  AJI Makassar Soroti Timsel yang Tak Transparansi dalam Proses Seleksi Calon KPID

Selain kekerasan, Nany juga menyoroti gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri media. Ia menyebut ada sekitar 1.300 jurnalis yang kehilangan pekerjaan, yang menurutnya bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga hilangnya mata dan telinga publik.

“Ketika satu jurnalis di-PHK, satu mata rakyat ditutup. Ketika satu media dimatikan, satu telinga rakyat ditulikan. Dan ketika pers mati, semua rakyat menjadi buta,” ucapnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa jurnalis bekerja demi kepentingan publik, bukan demi keuntungan pribadi atau tekanan kekuasaan. Meski tak punya senjata atau kekuasaan, jurnalis mampu membongkar korupsi, mengungkap kerusakan lingkungan, dan menyuarakan masyarakat adat.

“Yang meliput kerusakan hutan, sungai yang tercemar limbah, atau perjuangan masyarakat adat bukan influencer, bukan buzzer, tapi jurnalis. Karena mereka meliput dengan jujur demi publik,” katanya menekankan.

Baca Juga  Organisasi Pers di Makassar Bentuk KAJ Lindungi Jurnalis

Di akhir sambutan, Nany menegaskan perlunya solidaritas lintas sektor untuk menjaga kebebasan pers, mulai dari aktivis lingkungan, pegiat HAM, komunitas adat, hingga seniman. “Melindungi jurnalis berarti melindungi demokrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Fesmed 2025, Syahrul Ramadhan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara. Ia menekankan bahwa Fesmed tahun ini digelar dengan semangat kolaborasi lintas sektor.

“Tahun ini kami membuat Festival Media dengan semangat inklusif, berkolaborasi dengan berbagai kalangan, dan membahas permasalahan dari berbagai sektor. Terima kasih kepada semua yang sudah ikut memeriahkan acara ini,” ucap Syahrul.

Festival Media 2025 di Makassar akan berlangsung beberapa hari dengan rangkaian diskusi, pameran, lokakarya, hingga pertunjukan seni yang melibatkan jurnalis, aktivis, dan masyarakat sipil. (**)

Share :

Baca Juga

Komunitas

LKP Multi Edukasi Launching Pelatihan Sunat Modern, Rachmatika Dewi: Kita Support Lembaga Kursus Dibidang Kesehatan

Komunitas

Bacarita Digital Volume 2 Tema Kekayaan Pangan Nusantara Berlangsung di Fort Rotterdam

Komunitas

Ojol Day Makassar, Adwin Pratama; Kami Sambut Baik Program Pemkot

Komunitas

Bunda PAUD Sulsel Gelar Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Lelangit pada Anak

Komunitas

Mercure Nexa FC Jalin Silaturahmi lewat Sepak Bola Mini Melawan Media FC Makassar

Komunitas

Bahas Isu-isu Kekerasan Perempuan, Pengurus KNPI Audiensi Kadis P3A Makassar

Komunitas

Wali Kota Danny dan Pj Sekda Sulsel Semarakkan Malam Ramah Tamah Wija To Luwu

Komunitas

Dukung Upaya Misi Penyelamatan dan Rehabilitasi Satwa Asli Indonesia, Purewax Berpartisipasi di Asian Tigers 2023