Home / Olahraga

Jumat, 24 Oktober 2025 15:59- WIB

Erick Thohir Tidak Mau Tergesa-gesa Cari Pengganti Kluivert

JAKARTA, Merata.Net – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan, langkah mencari pelatih baru Tim Nasional Indonesia tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa.

Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah memulihkan kembali kepercayaan komunitas sepak bola internasional terhadap Indonesia setelah dua peristiwa yang menimbulkan dampak reputasional.

Peristiwa pertama, pengakhiran kerja sama lebih awal dengan tim kepelatihan Patrick Kluivert dkk, yang berujung pada banjir kecaman di media sosial usai kegagalan Timnas di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Peristiwa kedua, yang tak kalah serius, maraknya pemberitaan hoaks di sejumlah media nasional tentang keluarnya Jepang, Korea, dan Irak dari AFC — berita yang tidak memiliki sumber valid namun menyebar luas hingga menjadi perhatian media dan pejabat AFC.

Baca Juga  Kontingen Esport Makassar Optimis Raih 4 Medali Emas di Porprov 2022

“Yang pasti, tidak mudah dan tidak bisa buru-buru mencari pelatih karena kondisi ini. Saya harus sosialisasi ke sepak bola internasional tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan berusaha meraih kembali kepercayaan komunitas sepak bola dunia terhadap kita,” tegas Erick Thohir dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Erick menjelaskan, insiden pemberitaan hoaks tersebut telah menimbulkan pertanyaan serius dari anggota dan pejabat AFC kepada delegasi Indonesia yang dipimpin Sekjen PSSI, Yunus Nusi, saat menghadiri AFC Awards di Riyadh, Arab Saudi, pekan lalu.

“Teman-teman media ingat, AFC media sangat memantau pemberitaan di tanah air. Kami di Riyadh dicecar oleh anggota AFC dan media mereka soal kevalidan berita itu. Mereka heran dan mempertanyakan sumbernya, karena dinilai media di Indonesia menyebarkan berita tidak benar,” ungkap Yunus Nusi yang mendampingi Erick.

Baca Juga  PSM Tampil Memukau, Persib Hancur di Parepare

Erick menilai, dua peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran penting bahwa reputasi sepak bola tidak hanya dibangun di lapangan, tetapi juga melalui integritas dan komunikasi yang baik.

Kesalahan berita, ujar Erick, bisa merusak citra Indonesia yang selama ini tengah diperhitungkan dalam percaturan sepak bola Asia.

“Ini pelajaran buat kita semua. Kita harus hati-hati. Kepercayaan internasional tidak datang begitu saja. Harus dijaga dan dibangun. Karena itu, saya tidak mau asal cepat menunjuk pelatih. Kita harus bangun dulu kembali kepercayaan itu secara bertahap untuk bisa dapatkan pelatih Timnas,” ujarnya. (**)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Inilah 36 Pemain Timnas Putri Persiapan FIFA Matchday Lawan Nepal dan Taipe

Olahraga

Singkirkan Real Sociedad 4-1, Man United Melaju ke Perempat Final Liga Europa

Olahraga

Sky Arena Resmi Beroperasi, Komitmen Nipah Park Fokus Pengembangan Ekosistem Olah Raga dan Kreatifitas

Olahraga

PSM Makassar mengedukasi pemain jelang bergulirnya Elite Pro Academy (EPA) ONE 2026/2027

Olahraga

Witan Cetak dua Gol dalam Kemenangan 3-2 Persija Lawan PSM

Olahraga

Laga Perdana BRI Super League, PSM Makassar Ditahan Imbang Persijap Jepara

Olahraga

Jorge Martin Ingin Lupakan Kenangan Buruk Balapan 2025

Olahraga

Bhyangkara Presisi Lampung FC Siap Jaga Tren Positif Jelang Laga Lawan PSM Makassar