MERATA.NET – PSM Makassar berhasil amankan satu poin dari lawatan ke kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC. Kedua kesebelasan mengakhiri laga dengan skor kaca mata alias 0-0 pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (26/10) malam.
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengakui, lawan The Guardians merupakan pertandingan, yang sulit. Karena, mereka meladeni perlawanan tim yang kuat dan masih tidak terkalahkan di BRI Super League 2026/27.
“Ini pertandingan yang sulit, sungguh laga yang sangat berat, melawan tim yang sangat kuat, Bhayangkara FC. Tim yang masih belum terkalahkan di tujuh laga pertama. Tim ini memang tidak punya hasil baik tapi kuat sebagai tim,” ucapnya setelah laga.
Darije melanjutkan, ketika berbicara kesempatan, PSM punya banyak kesempatan cetak gol lewat strikernya. “Tapi tinggal memasukkan bola ke gawang yang kosong, dan itu tidak bisa terjadi,” imbuhnya.
Mantan pelatih ADO Den Haag ini mengapresiasi anak asuhnya yang bisa membawa oleh-oleh poin pada pekan ketujuh ini. “Saya ingin memberikan apresiasi kepada pemain. Mereka bisa mendapatkan poin, poin minimal di sini,” ucap Darije Kalezic.
Pemain PSM Makasar, Stefan Jevtoski mengklaim dirinya layak mendapatkan poin tersebut, karena bermain baik sepanjang 90 menit. “Saya pikir kami bermain dengan baik dan kami layak mendapatkan poin ini,” tandasnya.
Hasil tersebut membuat PSM Makassar telah mengumpulkan sembilan poin dari tujuh pertandingan dengan rincian dua kali menang, tiga kali seri, dan sisanya kalah. (*)










